Berita

Acara diskus 2024 Creative Economi Conference di TIM, Jakarta Pusat, Kamis (18/7)/RMOL

Bisnis

Azizbek Mannopov: Ekonomi Kreatif Pegang Kendali Pasar Asia

KAMIS, 18 JULI 2024 | 20:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Deputy Chairperson of The Uzbekistan Art an Culture Development Foundation Azizbek Mannopov menyebut ekonomi kreatif di negara-negara Asia memiliki potensi besar untuk mengendalikan pasar internasional.

"Ekonomi kreatif di negara-negara Asia memegang kendali besar,” kata Azizbek Mannopov  di acara 2024 International Discussion on Creative Economy and the Way to the World Conference on Creative Economy (WCCE), Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (18/7).

Menurutnya, banyaknya corak budaya di negara-negara Asia menjadi daya tarik pasar dunia, dan negara-negara Asia itu memiliki potensi besar untuk mengembangkan budayanya untuk membangkitkan ekonomi kreatif mereka. 


"Saya berbicara dalam perspektif negara Asia, ekonomi kreatif berada di mana-mana akan tetapi tidak ada di mana-mana dalam meraih potensi-potensi besar,” katanya.

Azizbek berpendapat, masalah kebijakan jadi biang kerok, sejumlah ekonomi kreatif di negara-negara Asia yang tidak mampu menguasai pasar global. 

Pasalnya, setiap negara memiliki kebijakannya masing-masing yang sulit untuk dikabulkan para pelaku ekonomi kreatif negara Asia.

"Saya pikir ada beberapa alasan mengenai hal itu, kenapa? Karena ekonomi kreatif menghadapi tantangan dalam rumitnya kebijakan, bagaimana untuk terlibat dan bagaimana untuk memulai, dan apa yang difokuskan,” ujarnya.

"Karena banyaknya kebijakan yang bersentuhan dengan kultur, seni budaya, dan lain sebagainya,” tutupnya.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya