Berita

Bank Rakyat Indonesia/Net

Bisnis

Setoran Meningkat 102 Persen, BRI Jadi Penyumbang Dividen Terbesar

KAMIS, 18 JULI 2024 | 08:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan pelat merah di sektor perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), tercatat menyetor dividen kepada negara sebesar Rp23,2 triliun.

Nilai setoran tersebut paling besar di antara BUMN lainnya, dengan total keseluruhan dividen dari BUMN mencapai Rp81 triliun pada 2023.

Setoran dividen ini dilaporkan meningkat sebesar 102,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp40 triliun.


Adapun total kontribusi BUMN, termasuk pajak dan PNBP lainnya tercatat mencapai Rp636 triliun pada tahun 2023, naik dari Rp591 triliun pada 2022.

Dalam setoran tahun 2023, terdapat lima BUMN dengan kontribusi dividen tertinggi yaitu BRI dengan nilai setoran Rp23,2 triliun, Pertamina Rp14 triliun, Bank Mandiri Rp12,8 triliun, Telkom Rp8,6 triliun, dan MIND ID Rp7,5 triliun.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyatakan bahwa BUMN berkontribusi 20 persen terhadap pendapatan negara pada 2023, dengan peningkatan yang telah dirasakan masyarakat yang memegang saham emiten tersebut.

"Perbaikan struktur, transformasi budaya, dan keuangan yang dilakukan BUMN juga dirasakan masyarakat sebagai pemegang saham emiten BUMN," ujar Kartika dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (18/7).

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BRI Sunarso menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya berperan sebagai agen pencipta nilai dan agen pembangunan.

Menurutnya, BBRI harus mencetak keuntungan untuk menjalankan fungsi tersebut secara simultan. Nantinya, keuntungan yang diperoleh BRI akan kembali ke negara dan digunakan untuk kepentingan rakyat melalui berbagai program pemerintah.

"Dengan memperoleh keuntungan atau nilai ekonomi, BUMN dapat memiliki modal untuk menciptakan nilai sosial sehingga ekonomi akan berputar. BRI telah membuktikan bahwa mereka mampu menjalankan peran nilai ekonomi dan nilai sosial secara bersamaan," kata Sunarso.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya