Berita

Politisi PDIP, Rano Karno/Net

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Rano Karno Bisa jadi Kuda Hitam di Jakarta

RABU, 17 JULI 2024 | 12:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peta politik Jakarta menuju Pilkada Serentak masih dinamis. Sebelum pendaftaran resmi dibuka KPU RI pada 27 Agustus mendatang, beberapa nama bakal Cagub dan Cawagub kian santer, mulai dari Anies Baswedan, Kaesang Pangarep, Jusuf Hamka, hingga Rano Karno.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Aditya Perdana menyebut, sosok Rano Karno bisa menjadi kuda hitam untuk mendampingi Anies Baswedan.

Rano Karno bahkan bisa saja meningkatkan peluang kemenangan Anies lantaran pemeran Si Doel ini telah dikenal masyarakat Jakarta. Ia juga pernah menjadi Gubernur Banten dan Anggota DPR RI.


"Sosok Rano Karno layak karena pernah berpengalaman di eksekutif dan legislatif. Dia juga memiliki track record yang jelas sebagai seniman dan labeling dari Jakarta," kata Aditya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/7).

Jika diduetkan dengan Anies, Rano Karno bisa saja menjadi titik temu bagi partai politik pendukung Anies Baswedan. Politisi PDIP ini juga bisa memperluas basis pemilih Anies yang sebelumnya tidak terjangkau.

"Bisa menjadi penengah buntunya sosok Wakil Gubernur. (Karena) Rano Karno ini sudah terkenal sebelum menjadi politisi dan sosok yang dapat diterima semua kelompok," jelasnya.

Namun demikian, ada sedikit keraguan mantan Gubernur Banten itu berani mengambil langkah untuk menjadi Wakil Gubernur Jakarta.

"Yakin Rano Karno mau jadi Wakil Gubernur? Dia mantan Gubernur, jadi artinya peluang itu masih ada, tapi dari politik sekarang akan lebih (berpikir) realistis kali ya," tutup Aditya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya