Berita

Senator Ohio, J.D. Vance/Net

Dunia

Resmi Jadi Wakil Trump, Siapa J.D. Vance Sebenarnya?

SELASA, 16 JULI 2024 | 15:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memilih Senator AS J.D. Vance dari Ohio sebagai wakilnya untuk bertanding merebutkan kursi presiden di Gedung Putih.

Pria berusia 39 tahun itu lahir dan besar Middletown, Ohio. Dia bergabung dengan Marinir dan bertugas di Irak, kemudian memperoleh gelar dari Ohio State University dan Yale Law School.

Dia juga bekerja sebagai pemodal ventura di Silicon Valley.


Vance membuat dirinya terkenal dengan memoarnya, buku terlaris tahun 2016 “Hillbilly Elegy,” yang diterbitkan saat Trump pertama kali mencalonkan diri sebagai presiden.

Buku tersebut membuat Vance mendapatkan reputasi sebagai seseorang yang dapat membantu menjelaskan daya tarik pengusaha New York di Amerika tengah, terutama di kalangan kelas pekerja, pemilih kulit putih pedesaan yang membantu Trump memenangkan kursi kepresidenan.

“Hillbilly Elegy” juga memperkenalkan Vance kepada keluarga Trump. Donald Trump Jr. menyukai buku itu dan mengenal Vance ketika dia memulai karir politiknya. Keduanya cocok dan tetap berteman.

Setelah Donald Trump memenangkan pemilu 2016, Vance kembali ke negara asalnya, Ohio, dan mendirikan badan amal anti-opioid.

Dia pertama kali terpilih menjadi pejabat publik pada tahun 2022 atas dukungan Trump.

Keduanya mengembangkan hubungan yang kuat selama bertahun-tahun.

Trump memuji janggut Vance, dengan mengatakan bahwa dia terlihat seperti Abraham Lincoln muda.

Vance pernah menjadi kritikus Trump. Dia menyebutnya berbahaya dan tidak layak menjabat.

Vance, yang istrinya, pengacara Usha Chilukuri Vance, adalah orang India-Amerika dan ibu dari tiga anak mereka, juga mengkritik retorika rasis Trump, dengan mengatakan bahwa dia bisa saja menjadi “Hitlernya Amerika.”

Namun saat Vance bertemu Trump pada tahun 2021, dia mengubah pendapatnya dan mengutip pencapaian Trump sebagai presiden.

Setelah terpilih, Vance menjadi sekutu kuat Trump di Capitol Hill. Dia tak henti-hentinya membela kebijakan dan perilaku Trump.

Kevin Roberts, presiden dari konservatif Heritage Foundation, menyebut Vance sebagai suara terdepan bagi gerakan konservatif, mengenai isu-isu utama termasuk peralihan dari kebijakan luar negeri yang intervensionis dan ekonomi pasar bebas.

Di Senat, Vance terkadang menganut bipartisan. Dia dan Senator Demokrat Ohio Sherrod Brown bersama-sama mensponsori rancangan undang-undang keselamatan kereta api setelah kereta api tergelincir di desa Ohio, Palestina Timur.

Dia mensponsori undang-undang yang memperluas dan meningkatkan pendanaan untuk restorasi Great Lakes, dan mendukung undang-undang bipartisan yang meningkatkan pekerja dan keluarga.

Orang-orang yang akrab dengan proses pencalonan wakil presiden mengatakan Vance akan membawa keterampilan debat calon Partai Republik dan kemampuan untuk mengartikulasikan visi Trump.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya