Berita

Diskusi Dialektika Demokrasi di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan/RMOL

Politik

PKB: Permasalahan Haji Kompleks, Tak Cukup Hanya Ditangani Dirjen

SELASA, 16 JULI 2024 | 13:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penyelenggaraan haji bukan sekadar ibadah religius semata, tapi ada unsur diplomatik, ekonomi, dan kultur yang tidak bisa hanya ditangani seorang Dirjen.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji 2024, Luluk Nur Hamidah, berpendapat, jika pelaksanaan haji sebatas ditangani Dirjen, maka tidak perlu ada kementerian khusus yang fokus pelaksanaan haji.

"Jangan lupa, haji itu punya banyak dimensi, bukan sekadar religi atau ibadah, itu berkali-kali saya ingatkan, haji juga punya dimensi ekonomi, perdagangan, diplomasi, politik, dan kultur,” kata Luluk, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (16/7).


“Nah, jadi nggak cukup kalau hanya Dirjen yang ngurus itu,” sambungnya.

Dia juga mengatakan, penyelenggara haji seharusnya ditangani khusus oleh badan dan kementerian khusus, lantaran memiliki permasalahan yang kompleks.

"Mestinya dikelola badan, entah itu menteri atau badan, yang selevel dengan itu, yang memang tugasnya total membangun ekosistem haji secara keseluruhan,” ucapnya.

Legislator dari Fraksi PKB itu juga menyetujui terbentuknya kementerian haji, agar fokus dengan seluruh pelaksanaan haji.

"Jadi ada kementerian agama sendiri, lalu ada kementerian khusus haji sendiri, monggo saja,” tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya