Berita

Sekjen Partai Komunis China yang juga Presiden Republik Rakyat China, Xi Jinping.

Dunia

Pengadilan Warga Dunia: XI Jinping Bertanggung Jawab pada Genosida Uighur

SELASA, 16 JULI 2024 | 12:52 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pemerintahan Turkistan Timur di Pengasingan (ETGE) yang mewakili Turkistan Timur dan rakyatnya mengatakan bahwa Pengadilan Warga  Dunia telah mengadakan Presiden Tiongkok Xi Jinping "bertanggung jawab langsung atas genosida Uighur."

Turkistan Timur yang kini merupakan bagian dari Daerah Otonomi Uighur Xinjiang di Tiongkok terletak di jantung Asia. Pada bulan Oktober 1949, pasukan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) bergerak ke Turkistan Timur, yang secara efektif mengakhiri eksistensi Republik Turkistan Timur dan  mendirikan Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang.

ETGE yang secara resmi disebut Pemerintah dalam Pengasingan Republik Turkistan Timur, adalah organisasi politik yang didirikan dan berkantor pusat di Washington, DC oleh warga Uyghur, Kazakh, dan masyarakat lain dari Turkistan Timur.


“Pengadilan Tiongkok menyampaikan putusan terakhirnya atas kekejaman Tiongkok di Wilayah Pendudukan Turkistan Timur (yang disebut Xinjiang). Hakim ketua menekankan bahwa Turkistan Timur adalah wilayah yang seharusnya merdeka. Dia menegaskan bahwa motif mendasar Tiongkok atas kejahatannya adalah untuk mencegah kemerdekaan Turkistan Timur dan secara paksa mengintegrasikan Turkistan Timur dan rakyatnya ke dalam satu negara Tiongkok,” kata ETGE dalam sebuah unggahan di media sosial.

Hakim menggarisbawahi bahwa hukum internasional mengamanatkan pengakuan hak untuk menentukan nasib sendiri. Dia menyimpulkan bahwa Tiongkok secara sistematis merencanakan dan melaksanakan tindakan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang menargetkan warga Uighur dan masyarakat Turki lainnya, dan diktator Tiongkok Xi Jinping bertanggung jawab langsung atas kejahatan tersebut.

Hakim lebih lanjut menggarisbawahi bahwa Genosida Uyghur yang sedang berlangsung adalah serangan terus menerus yang bertujuan untuk memusnahkan komunitas Uyghur sepenuhnya,” tambah postingan tersebut.

Pengadilan Warga Dunia, sebuah badan kuasi-yudisial, meluncurkan “Pengadilan Tiongkok” di Den Haag, Belanda, dan mengadakan sidang pada tanggal 8 hingga 12 Juli. Pengadilan tersebut mencakup dakwaan terhadap Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang mencakup dakwaan termasuk kejahatan agresi, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida di Taiwan, Tibet, dan Turkistan Timur (Xinjiang). Kesaksian dari para korban penganiayaan Tiongkok diberikan selama persidangan.

Situasi di Xinjiang, sebuah wilayah otonom di barat laut Tiongkok, ditandai dengan penindasan parah dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap kelompok etnis minoritas yang mayoritas beragama Islam, termasuk Uyghur, Kazakh, dan lainnya.

Menurut laporan, pemerintah Tiongkok telah menerapkan serangkaian kebijakan yang bertujuan untuk menghilangkan identitas budaya, agama, dan etnis kelompok-kelompok tersebut dengan kedok memerangi ekstremisme dan terorisme.

Pengadilan Warga Dunia (CCW) adalah Pengadilan Rakyat yang mengadili para pemimpin dan rezim dunia yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk kejahatan agresi dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Virus Hanta, Politik Ketakutan, dan Bayang-Bayang Bisnis Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:22

Bocah di Tapteng Diduga Dipukuli Ayahnya Gegara Telat Pulang

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:00

Jokowi dan Relawan Bersiap Blusukan

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:42

DPRD DKI Geber Ranperda RPPLH dan Pembangunan Keluarga

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:19

MUI: Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla Bentuk Ketakutan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:04

Evaluasi Otsus Papua!

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:47

Arinal Djunaidi Ajukan Praperadilan ke PN Tanjungkarang

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:11

Beruang Liar Serang Petani Sawit di Musi Rawas

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:08

Pramono Klaim Arena Ring Tinju Bikin Tawuran Turun Drastis

Selasa, 19 Mei 2026 | 03:26

Tiket Kereta Daop 2 Bandung Laris Manis Selama Libur Panjang

Selasa, 19 Mei 2026 | 03:15

Selengkapnya