Berita

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono usai menerima pengurus DPW PSI DKI Jakarta/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Demokrat Ajak PSI Deklarasikan Heru Budi Hartono

SELASA, 16 JULI 2024 | 09:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Partai Demokrat dan PSI akan segera melakukan deklarasi koalisi usai melakukan komunikasi lebih intens dengan partai politik lainnya yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Demikian dikatakan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono usai menerima pengurus DPW PSI DKI Jakarta di Sekretariat DPD Partai Demokrat DKI Jakarta di Jl Bungur Buntu No 34, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (15/7).

"Yang penting kita kompak dulu, dua-duanya bekerja paling tidak untuk mendapatkan 22 kursi (syarat minimal untuk mengusung Cagub-Cawagub). Kalau deklarasi nanti step kedua, yang penting kita kompak dulu," kata Mujiyono dalam keterangannya yang dikutip Selasa (16/7). 


Terkait nama-nama calon yang akan diusung, Mujiyono mengaku pembicaraan dengan PSI belum memastikan nama kandidat yang akan diusung sebagai Cagub Jakarta ke depan. 

Namun, dia menegaskan, Partai Demokrat tetap akan mengajukan Heru Budi Hartono untuk menjadi kandidat Cagub Jakarta dalam Pilkada Jakarta 2024. 

"Kalau dari Demokrat, salah satunya untuk Bacagub ada nama pak Pj Gubernur Heru, untuk Bacawagub ada pilihan Jansen boleh, Mujiyono boleh," kata Mujiyono.

Saat pertemuan dengan PSI, Mujiyono mengatakan, banyak hal yang telah didiskusikan dalam menghadapi Pilkada Jakarta 2024. 

Sejak awal, ungkapnya, Partai Demokrat dan PSI merasakan banyak kesamaan, baik dari sisi ideologi maupun dari kader-kader yang notabene banyak diisi anak-anak muda. 

"Hari ini kita mantapkan chemisty kita untuk kemudian bisa menjadi contoh, terutama di KIM (Koalisi Indonesia Maju) untuk sama-sama kompak dalam rangka menghadapi Pilkada Jakarta 2024," demikian Mujiyono.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya