Berita

Raja Maroko, Mohammed VI/Net

Dunia

Terkejut dengan Penembakan Trump, Raja Maroko Ikut Sedih dan Prihatin

SENIN, 15 JULI 2024 | 16:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Maroko, Mohammed VI mengirimkan pesan kepada Donald Trump menyusul insiden penembakan yang menimpanya.

Dalam pesan yang dilihat redaksi pada Senin (15/7), Raja mengungkapkan rasa simpati dan solidaritasnya untuk Trump yang telinga kirinya terluka karena tembakan selama kampanye di Butler, Pennsylvania hari Sabtu (13/7).

Raja mengaku terkejut dan juga sedih mengetahui adanya upaya pembunuhan yang mengerikan terhadap Trump.


Pemimpin Maroko itu lega karena Trump berhasil selamat. Dia kemudian mengutuk tindakan pelaku dan berdoa untuk kesembuhan Trump.

“Pikiran dan doa saya menyertai Anda, Tuan Presiden, keluarga Anda, dan para korban tak berdosa dari tindakan menyedihkan ini," tulisnya.

Trump mendapatkan luka tembak di telinga kanan saat berpidato di kampanye besarnya di Butler, Pennsylvania pada Sabtu (13/7).

Beberapa tembakan terdengar ketika Trump berbicara di atas panggung sekitar pukul 18.15 waktu setempat.

Video menunjukkan mantan presiden itu segera menyentuh telinganya dan kemudian berjongkok, dengan agen Dinas Rahasianya bergegas ke atas panggung.

Darah mengucur terlihat di wajahnya saat dia berdiri dan mengacungkan tinjunya ke arah kerumunan.

Dia dilarikan ke iring-iringan mobilnya dan Dinas Rahasia kemudian memastikan bahwa dia aman.

Pihak berwenang sedang menyelidiki penembakan itu sebagai percobaan pembunuhan. Masih dicari tahu apakah Trump terkena peluru atau serpihannya.

Sementara itu, pelaku penembak Trump dilaporkan tewas ditembak penembak jitu Dinas Rahasia AS, tak lama setelah dia melepaskan peluru di acara kampanye Partai Republik.

Saat melakukan aksinya, pria bersenjata itu berdiri di sebuah bangunan tinggi yang diyakini sebagai gudang, sekitar 200 hingga 300 kaki dari lokasi kampanye.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya