Berita

Anggota Bawaslu, Puadi/RMOL

Bawaslu

Bawaslu Minta Jajaran Daerah Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran di PSU

SENIN, 15 JULI 2024 | 14:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) meminta jajarannya di daerah agar mengusut tuntas dugaan pelanggaran, termasuk apabila terjadi pada pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2024.

Anggota Bawaslu, Puadi menjelaskan, PSU merupakan tahapan akhir pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024, sehingga termasuk objek pengawasan Bawaslu.

"Pascaperintah MK untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang, maka hukum di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) itu masih berlaku sampai nanti bulan Oktober," ujar Puadi kepada RMOL, Senin (15/7).


Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu itu memastikan jajarannya di daerah telah diinstruksikan untuk menjalankan perannya kalau ditemukan atau terdapat laporan dugaan pelanggaran.

"Jika nanti ada informasi-informasi awal berkaitan dengan dugaan pelanggaran, tentunya informasi awal ini harus segera dilakukan proses penelusuran," jelasnya.

Dia menambahkan, penelusuran berfungsi untuk memastikan laporan atau temuan merupakan suatu hal yang harus ditindak.

"Untuk memastikan apakah ada dugaan pelanggaran atau tidak," tandas Puadi. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya