Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Dino Patti Djalal: Nasionalisme AS akan Melonjak ke Trump

SENIN, 15 JULI 2024 | 05:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Insiden tembakan yang melukai mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat berkampanye di Pennsylvania, Sabtu (13/7) dinilai menjadi momen yang berpengaruh pada Pilpres Amerika Seikat (AS) November mendatang.

Elektabilitas Trump justru makin meninggi usai peristiwa tersebut. Mayoritas publik di AS makin simpati dengan Trump usai insiden tersebut.

Hal itu diungkapkan mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal dalam akun media X pribadinya yang dikutip RMOL, Senin (15/7).   


Ini analisa saya > Efek upaya penembakan thdp Trump : kans Trump 99 % akan menang pemilu AS bulan November nanti,” tulis Dino.

Mantan Dubes RI untuk AS itu lebih lanjut mengungkapkan bahwa juga akan menutup isu-isu strategis lainnya. Sebaliknya citra Joe Biden, pesaing Trump dalam Pilpres mendatang samakin meredup seiring fisiknya yang sudah tampak lemah.  

Dlm bbrp minggu ke depan, seluruh perhatian publik akan beralih ke Trump, simpati thdp Trump naik signifikan, isyu2 penting akan terbengkalai sementara, nasionalisme AS akan melonjak kearah Trump, dan citra Trump sbg "survivor of assasination attempt" dgn muka yg penuh darah namun terus mengepalkan tinju akan dikontraskan dgn citra Biden yg secara mental dan fisik nampak lemah dan uzur,” lanjut Dino.

Sambung putra pakar hukum laut Indonesia, Hasyim Djalal itu menambahkan profil penembak akan menambah pengaruh publik terhadap elektabilitas Trump. 

Profil dari penembak - afiliasi politik, status sosial ekonomi, bahkan ras dan agama - jika terungkap, juga dapat berpengaruh thdp respon publik dan politik thdp aksi penembakan ini,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya