Berita

Pengusaha Jusuf Hamka/Ist

Politik

Jusuf Hamka Jadi Alternatif Pemimpin Bersih Terpercaya

MINGGU, 14 JULI 2024 | 22:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Usulan Partai Golkar memajukan pengusaha Jusuf Hamka dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024 diharapkan memberikan alternatif pemimpin yang bersih dan terpercaya.

Demikian pandangan Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru Sugiyanto melalui siaran tertulisnya, Minggu (14/7).

"Identitas Jusuf Hamka sebagai anak angkat Buya Hamka juga dapat menarik simpati dan dukungan dari kelompok pemilih religius," kata Sugiyanto.


Selain itu, kata Sugiyanto, Jusuf Hamka dikenal sebagai pengusaha sukses. Sehingga kemampuan manajerialnya dapat memberikan keyakinan kepada pemilih bahwa Jusuf Hamka mampu mengelola Jakarta dengan efektif dan efisien.

Sebagai pengusaha yang bergerak di sektor infrastruktur, lanjut Sugiyanto, Jusuf Hamka memiliki visi yang jelas dalam pembangunan infrastruktur kota. 

"Pengalamannya bisa memberikan solusi konkret untuk perbaikan infrastruktur Jakarta," kata Sugiyanto.

Jusuf Hamka juga memiliki pengalaman di kancah internasional yang memberikan wawasan global yang bisa diterapkan dalam pengelolaan kota Jakarta. 

"Perspektif internasional ini bisa membantu Jakarta menjadi kota yang lebih modern dan kompetitif di kancah global," kata Sugiyanto.

Jusuf Hamka juga telah terbukti memiliki kemampuan manajerial dalam mengelola berbagai perusahaan. 

Hal ini menunjukkan bahwa Jusuf Hamka memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola kota besar seperti Jakarta. 

"Hal ini dapat meyakinkan pemilih bahwa Jusuf Hamka mampu menangani kompleksitas administrasi kota," kata Sugiyanto.

Selanjutnya, kata Sugiyanto, warisan kharisma Buya Hamka dapat memberikan keunggulan tersendiri bagi Jusuf Hamka. 

"Kemampuan memimpin dengan visi yang jelas dan inspiratif dapat menjadikannya pilihan yang kuat untuk mengalahkan agub kuat Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta," demikian Sugiyanto.



Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya