Berita

Politisi PDIPMasinton Pasaribu/Ist

Politik

Masinton Punya Modal Kuat jadi Gubernur Jakarta

MINGGU, 14 JULI 2024 | 14:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bursa calon Gubernur Jakarta seperti mengalami kebekuan, karena hampir tidak ada kandidat baru yang muncul. Figur yang berseliweran terbilang itu-itu saja.

Di tengah kebekuan itu, politisi PDIP, Masinton Pasaribu, dinilai Lembaga Pantau Jakarta, Faisal Rachman, dapat menjadi tokoh alternatif bakal calon gubernur. Bahkan kader banteng moncong putih itu bisa bersaing menjadi pilihan utama.

"Jam terbang Masinton di dunia politik jelas dan punya nilai tersendiri, itu bisa terlihat selama ia di parlemen dua periode, belum lagi latar belakangnya sebagai aktivis 98," katanya, lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, di Jakarta, Minggu (14/7).


Masinton dinilai memiliki modal kuat menjadi kepala daerah, karena mengerti masalah yang dihadapi masyarakat. Sehingga kehadirannya di bursa Pilkada Jakarta bukan sekadar meramaikan pertarungan.

"Sebagai anggota parlemen dan aktivis yang dikenal berani, Masinton harus juga berani melangkah mencalonkan diri sebagai kepala daerah," katanya.

Sejauh ini sejumlah nama yang beredar digadang menjadi bakal Cagub Jakarta adalah petahana Anies Baswedan, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, dan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Belakangan nama pengusaha Jusuf Hamka alias Babah Alun juga mencuat menjadi bakal calon gubernur Jakarta dari partai Golkar.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya