Berita

Gambar diambil dari klip video yang dirilis Adminstrasi Penjaga Pantai Taiwan, Kamis, 11 Juli 2024.

Dunia

Penjaga Pantai Taiwan Bayang-bayangi Kapal Tiongkok di Kinmen

JUMAT, 12 JULI 2024 | 01:10 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Administrasi Penjaga Pantai (CGA) Taiwan pada hari Kamis membayangi empat kapal Penjaga Pantai Tiongkok yang menyusup ke perairan yang dikuasai Taiwan di sekitar lepas pantai Kabupaten Kinmen pada hari itu juga.

Keempat kapal Tiongkok mendekati batas luar perairan "terbatas" di sekitar Kinmen dan memasuki perairan yang dikuasai Taiwan pada pukul 7 pagi dari empat titik berbeda di timur dan tenggara Teluk Liaoluo, selatan Zhaishan, dan selatan Fengzui, the kata CGA dalam sebuah pernyataan.

Intrusi tersebut merupakan yang pertama pada bulan ini dan yang ke-31 pada tahun ini, menurut CGA.


CGA menambahkan bahwa mereka mengirim empat kapal untuk membayangi para penyusup dan menyiarkan peringatan.

Kapal-kapal Tiongkok meninggalkan perairan terlarang pada pukul 9 pagi dan masuk kembali pada pukul 10 pagi, ketika Penjaga Pantai Taiwan kembali mengirimkan empat kapal sebagai tanggapan.

Kapal-kapal Tiongkok kemudian meninggalkan perairan yang dikuasai Taiwan antara siang hingga jam 1 siang.

Tindakan Penjaga Pantai Tiongkok merusak keselamatan maritim dan tidak membantu pertukaran lintas selat, kata CGA, seraya menambahkan bahwa mereka akan terus menjunjung hak Taiwan di laut.

Karena kedekatan Kabupaten Kinmen dan Xiamen, perairan teritorial Tiongkok mencakup seluruh Kinmen, sehingga Taiwan harus mengambil tindakan kompromi dengan mendemarkasi perairan "terlarang" dan "terbatas" di sekitar Kepulauan Kinmen yang membentang sepanjang 1.500 meter hingga 10.000 meter dari pantai. kepulauan.

Penjaga Pantai Tiongkok telah sering memasuki perairan yang dikuasai Taiwan di dekat Kepulauan Kinmen sejak tenggelamnya kapal cepat Tiongkok yang tidak disebutkan namanya dan tidak terdaftar pada 14 Februari, menurut CGA.

Speedboat tersebut bertabrakan dengan kapal patroli CGA dan terbalik di perairan dekat Kinmen saat sedang dikejar, menyebabkan kematian dua awak kapal Tiongkok.

Tiongkok sejak itu mengirim kapal penjaga pantai ke perairan yang dikuasai Taiwan, mengklaim bahwa mereka mempunyai hak untuk berpatroli secara sah di wilayah tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya