Berita

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas/Ist

Politik

KMHDI Bela Menag soal Rumor Pelaksanaan Haji 2024

JUMAT, 12 JULI 2024 | 17:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) mengapresiasi kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut yang mengayomi dan beritegritas. 

“Pelayanan Kemenag betul-betul sangat dirasakan oleh para pemeluk agama di Indonesia, terlebih agama minoritas,"  kata Ketua Umum PP KMHDI I Wayan Darmawan kepada wartawan, Jumat (12/7).

Menurutnya, Gus Yaqut konsisten memberlakukan hak-hak umat dalam beragama dengan setara. Konsistensi ini mendorong kerukunan umat beragama tercapai di masyarakat yang penuh keberagaman.


Tidak sekadar dalam hal mewujudkan kerukunan umat beragama, menurut Wayan, Gus Yaqut juga mempunyai integritas dan keberanian. Hal ini terlihat saat Gus Yaqut tegas menghadapi soal rumor negatif pelaksanaan ibadah haji 2024.

“Antara tindakan dan pikiran tidak pernah bias, tidak pernah bermakna ganda. Apa yang menjadi tanggungjawabnya dilakoni dengan penuh keberanian. Bahkan di tengah goncangan politik Pansus Haji belakangan ini,” kata Wayan.

“Dia bisa saja menyalahkan para petugas haji atau penyelenggara terkait. Tapi tidak pernah ia lakukan. Justru mengapresiasi dan dengan tegas mengatakan akan mengahadapinya,” sambungnya.

Hal ini, kata Wayan, menjadi bukti Gus Yaqut benar-benar menunjukkan integritasnya dalam memimpin. Tidak heran, jika jemaah haji 2024 ikut mengapresiasi.

“Berhasil dan tidaknya bisa dilihat dari kesaksian para jemaah. Jemaah mengapresiasi petugas haji, pelayanan yang diberikan Kemenag dinilai sukses oleh mereka,” pungkas Wayan.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya