Berita

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyaksikan saat Presiden AS Joe Biden gagap di pertemuan puncak peringatan 75 tahun NATO, Washington pada Kamis, 11 Juli 2024/Net

Global

Biden Gelagapan, Salah Sebut Zelensky dan Putin di Forum NATO

JUMAT, 12 JULI 2024 | 11:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden kembali menampilkan pidato yang tampak tidak fokus dan gelagapan di hadapan umum. 

Pada Kamis (11/7), Biden secara keliru menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai Presiden Rusia Vladimir Putin selama pidatonya di KTT NATO di Washington.

“Dan sekarang saya ingin menyerahkannya kepada Presiden Ukraina, yang memiliki keberanian yang sama besarnya dengan tekadnya, hadirin sekalian, Presiden Putin,” kata Biden, yang sebenarnya ingin ditujukan pada Zelensky. 


Sekitar dua detik kemudian, Biden berusaha mengoreksi pernyataan. Tetapi kalimat yang disampaikan kembali tidak fokus dan gelagapan. 

"Presiden Putin, Anda akan mengalahkan Presiden Putin, Presiden Zelensky. Saya sangat fokus untuk mengalahkan Putin," kata Biden, seperti dimuat The Telegraph. 

Ruangan di KTT itu tersentak ketika Biden salah mengidentifikasi Zelensky sebagai Putin.  

Zelensky menanggapi komentar Biden dengan mengatakan, "Saya lebih baik (dari Putin)."

Biden menjawab: "Anda jauh lebih baik," sementara beberapa orang di ruangan itu tertawa, sebelum Zelensky memulai pidatonya sendiri.

Kanselir Jerman Olaf Scholz membela kekeliruan yang Biden buat. Menurutnya, kesalahan dalam pidato di hadapan banyak orang merupakan hal lumrah.

"Kesalahpahaman sering terjadi, dan jika Anda selalu memantau semua orang, Anda akan menemukan cukup banyak," ujarnya. 

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dalam konferensi persnya, berulang kali menghindari menjawab pertanyaan apakah Biden cukup sehat untuk mencalonkan diri sebagai presiden AS. 

Dia justru memuji peran Biden dalam mengatur dan memimpin pertemuan aliansi NATO yang menurutnya sukses.

Biden berada di bawah pengawasan ketat dalam beberapa hari terakhir dan menghadapi keraguan, termasuk dari anggota dan donor Partai Demokrat. 

Mereka ragu Biden akan terpilih kembali setelah kinerjanya yang lemah dan goyah dalam debat akhir bulan lalu melawan mantan Presiden Partai Republik Donald Trump.

Biden sejauh ini telah berjanji untuk terus melanjutkan upayanya untuk terpilih kembali dan menolak mundur sebagai kandidat presiden dari partainya, sambil mengklaim bahwa dia berada pada posisi terbaik untuk mengalahkan Trump dalam pemilu bulan November.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya