Berita

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta Tobaristani/Ist

Nusantara

Ormas Diajak Menggarap Potensi Pariwisata Kepulauan Seribu

RABU, 10 JULI 2024 | 23:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Organisasi kemasyarakatan di Jakarta sepatutnya ikut menggarap potensi pariwisata di Kepulauan Seribu yang sangat besar.

Apalagi Kepulauan Seribu lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan dan bisnis serta masih banyak pulau lain yang memiliki pesona alam dan daya tarik lainnya. Tercatat lebih dari 110 lebih pulau yang ada di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Hal itu disampaikan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta Tobaristani saat menjadi narasumber kegiatan Suku Badan Dan Politik Kabupaten Kepulauan Seribu bertema "Peningkatan Peran Ormas di Kepulauan Seribu dan Menjaga Keutuhan NKRI dengan Pribadi yang Unggul, Kuat dan Berkualitas", Rabu (10/7).


"Ormas harus berperan dalam memajukan Kabupaten Kepulauan Seribu yang memiliki berjuta pesona pariwisata," kata Tobaristani.

Menurut Tobaristani, pengembangan sektor pariwisata diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga setempat, selain sektor perikanan yang sudah menjadi mata pencaharian tradisional.

"Sektor pariwisata dapat menjadi sektor yang dominan, dengan ditopang oleh sektor perikanan," kata Tobaristani.

Tobaristani menerangkan bahwa wisata bahari di Kepulauan Seribu cukup beragam, di mana sejumlah pulau memiliki keunikan sendiri, misalnya "jembatan cinta" yang menghubungan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, lalu perahu Khole di Pulau Kelapa, taman besar di Pulau Harapan, atau satwa burung di Pulau Rambut.

Wisatawan juga bisa berkeliling antar pulau untuk kegiatan menyelam atau snorkeling misalnya di perairan Pulau Macan, Pulau Perak, dan Pulau Putri.

Kegiatan tersebut dihadiri sedikitnya 70 peserta yang berasal dari KNPI, FKDM, FPK, GP Ansor, Pemuda Pancasila, Karang Taruna, Gema Elkan dan HNSI.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya