Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz/Istimewa

Politik

Legislator PKS Percaya KPU Bisa Jaga Kepercayaan Masyarakat

RABU, 10 JULI 2024 | 18:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk melakukan introspeksi diri dengan meninjau kembali integritas dan performa komisionernya.

Permintaan ini disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, menyikapi pemecatan Ketua KPU Hasyim Asyari karena terbukti melakukan pelecehan secara verbal dan fisik kepada salah seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag, Belanda.

Kejadian ini dikhawatirkan bisa menimbulkan situasi tidak kondusif menjelang Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.


"Ini ujian besar bagi KPU, tetapi saya yakin KPU dapat mempertahankan marwah dan kepercayaan masyarakat," kata Abdul Aziz kepada RMOL, Rabu (10/7).

Apalagi, belum hilang kekecewaan publik dengan kelakuan Hasyim, kini komisioner KPU lainnya dikabarkan menggunakan mobil dinas mewah dan menyewa jet pribadi dengan alasan pekerjaan.

Abdul Aziz pun mendesak KPU melakukan bersih-bersih dari oknum yang mencederai citra penyelenggara pemilu. KPU juga wajib berlaku profesional dan jangan mudah diintervensi oleh kekuatan luar yang punya kepentingan kelompok.

"Sehingga KPU menjadi lembaga yang kredibel, akuntabel dan transparan dalam menjalankan pemilu dan pilkada ke depannya," tandas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya