Berita

Ilustrasi Pilkada 2024/Net

Politik

Kegagalan Parpol Jalankan Kaderisasi Buka Jalan Artis Maju Pilkada

RABU, 10 JULI 2024 | 13:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Fenomena artis maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 merupakan bentuk kegagalan partai politik (parpol) dalam menjalankan fungsinya sebagai pencetak kader-kader terbaik.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai, fungsi parpol dalam melakukan rekrutmen hingga kaderisasi selama ini tidak berjalan baik. Tidak heran kalau akhirnya banyak parpol yang cenderung pragmatis dalam mengusung calon.

“Partai gagal jalankan fungsinya berupa rekrutmen dan kaderisasi kepemimpinan, sehingga terjebak dalam dilema popularitas,” kata Dedi kepada RMOLJabar, Rabu (10/7).


Menurut Dedi, parpol terkesan malas dalam melakukan kaderisasi. Mereka hanya mengambil keuntungan dari popularitas tokoh atau figur yang diusung untuk mengharapkan kemenangan dalam kontestasi.

“Sistem pemilihan memang memungkinkan tokoh populer lebih mudah mendapatkan suara, karena pemilih hari ini lebih condong memilih karena faktor kesukaan dibanding kapasitas,” tuturnya.

Dedi mengakui, tren selebriti masuk dunia politik memang telah berlangsung lama. Namun dalam beberapa pemilu terakhir, tren tersebut tampak mengalami peningkatan.

“Meskipun sudah dimulai sejak lama, tetapi Pemilu 2024 cukup signifikan penambahan kelompok selebriti yang masuk ruang politik,” demikian Dedi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Kultus “Benda-benda Suci” di Eropa Abad Pertengahan

Minggu, 15 Maret 2026 | 06:16

Lulusan IPDN Disiapkan Wujudkan Standar Pelayanan Minimal di Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:59

Roy Suryo Cs Dilarang Ladeni Rismon Beradu Argumentasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:32

Abdul Malik bin Marwan, Revolusi Birokrasi yang Mengubah Sejarah Islam

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:23

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Trump Berbaju Fir’aun

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:31

Enam Bulan Purbaya, Rupiah Melemah tiap Bulan

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:08

Pendekatan Teman Sebaya Efektif Cegah Bullying di Sekolah

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:02

Rismon Menelan seluruh Omongannya Tanpa Ada Terkecuali

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:21

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Selengkapnya