Berita

Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo/RMOL

Hukum

Sidang Duplik, SYL Kaget Dituduh Sembunyikan Rp2 Miliar saat di Tahanan

SELASA, 09 JULI 2024 | 20:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK terkait pergeseran uang Rp2 miliar dari rekening Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke rekening penampungan KPK jadi topik masalah yang dibahas dalam duplik mantan Menteri Pertanian RI itu.

Dalam sidang agenda pembacaan duplik hari ini, salah satu kuasa hukum SYL merasa aneh dengan pernyataan JPU yang menduga pergeseran uang tersebut sebagai bentuk menyembunyikan aset.

"Terhadap hal tersebut, Terdakwa merasa aneh karena dalam fakta persidangan, bukan tidak mengakui rekeningnya yang disita KPK, melainkan membantah jika terdakwa telah menitipkan uang ke rekening KPK," kata salah satu kuasa hukum SYL di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (9/7).


Ia menjabarkan, perpindahan uang tersebut terjadi pada saat SYL telah ditahan. Tidak hanya itu, semua aset SYL juga sudah disita KPK. Sehingga, tak mungkin kliennya sengaja menggeser uang tersebut ke rekening penitipan KPK.

"Terdakwa pada tanggal tersebut telah ditahan dan berada di Rutan KPK, serta semua aset disita. Lantas bagaimana terdakwa bisa menggeser menyimpan atau menyembunyikan uang dalam rekening tersebut?" jelasnya.

Sebaliknya, kuasa hukum SYL justru curiga pergeseran uang tersebut dilakukan oleh penyidik KPK tanpa persetujuan kliennya.

"Atau KPK diberi wewenang untuk menggeser isi rekening terdakwa ke rekening KPK tanpa persetujuan terdakwa, tanpa putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap?" tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya