Berita

Hasil survei Median yang menunjukkan elektabilitas Johnny Kamuru di Pilkada Sorong 2024 unggul jauh dari rival-rivalnya/Istimewa

Politik

Pilkada Sorong 2024

Johny Kamuru-Ahmad Sutedjo Unggul Elektabilitas

SELASA, 09 JULI 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sorong, Johny Kamuru dan Ahmad Sutedjo, unggul jauh dalam hasil survei terbaru Media Survei Nasional (Median) terkait tingkat elektabilitas sementara paslon menuju Pilkada 2024.

Paslon Johny Kamuru-Ahmad Sutedjo meraih elektabilitas 40,1 persen.

Diikuti paslon Musa Lazarus Malagam dan Suprapto dengan 25,2 persen. Kemudian paslon Zeh Kadaloka dan Ishak Kambuaya dengan 0,9 persen. Sedangkan sisanya, sebanyak 33,8 persen, tidak menjawab atau tidak tahu.


Peneliti Median, Rico Marbun mengatakan, sebagian besar responden memilih pasangan Johny Kamuru dan Ahmad Sutedjo, ketika diberikan pertanyaan dengan menggunakan beberapa daftar nama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sorong.

“Ketika kami tanyakan kepada responden, jika pemilihan bupati dilakukan sekarang, maka dari daftar pasangan berikut ini, manakah pasangan yang akan Anda pilih? Ternyata sebanyak 40,1 persen memilih pasangan Johny Kamuru dan Ahmad Sutedjo. Unggul jauh dari pasangan lain,” ungkap Rico, melalui keterangannya, Selasa (9/7).

Median juga menampilkan tingkat elektabilitas calon Bupati Kabupaten Sorong secara head to head, antara Johny Kamuru dengan Musa Lazarus Malagam. Hasilnya, suara Johny Kamuru tetap unggul dengan perolehan 39,3 persen, sedangkan Musa Lazarus Malagam hanya 25,8 persen. Sisanya, sebanyak 34 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

“Ketika kami tanyakan kepada responden, jika pemilihan bupati dilakukan saat ini, maka dari dua nama berikut, siapa yang akan Anda pilih? Ternyata Johny Kamuru memperoleh 39,3 persen, sedangkan Musa Lazarus Malagam hanya 25,8 persen, sisanya tidak menjawab atau tidak tahu,” papar Rico.

Survei Median ini dilakukan pada 22-29 Juni 2024, dengan populasi survei seluruh warga Kabupaten Sorong yang telah memiliki hak pilih. Sampel survei sebanyak 800 responden dipilih secara random melalui metode multistage random sampling.

Survei ini memiliki margin of error +/- 3,39 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen, dan quality control sebanyak 20 persen dari sampel. Hasil survei menunjukkan dinamika politik yang terjadi selama masa pengambilan data.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya