Berita

Empat nelayan KM Lombok 3 Taruna usai diperiksa kesehatannya, di Mako Polairud Polda Sumsel/RMOLJatim

Nusantara

Ditabrak Kapal Kargo, Empat Nelayan Terapung 12 Jam di Pulau Maspari

SELASA, 09 JULI 2024 | 07:55 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Kapal KM Lombok 3 Taruna dari Tanjung Ketapang, Provinsi Bangka Belitung, ditabrak kapal kargo  di perairan selatan Pulau Maspari, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Akibatnya, empat nelayan terombang ambing di laut selama 12 jam.

Keempat nelayan itu adalah adalah Jelly (ABK), Bondan (nahkoda), Agus (ABK), dan Jaka (ABK). Mereka berasal dari Desa Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali.


Kasubdit Gakkum Satpolairud Polda Sumsel, AKBP Rahmad Sihotang, mengatakan, keempat nelayan itu telah diperiksa kesehatannya di Klinik Polairud, dan kondisinya baik.

Mereka sudah dijemput keluarga, setelah dievakuasi dari kapal yang menyelamatkan mereka.

"KM Lombok 3 Taruna berangkat pada Jumat (5/7), namun disambut cuaca buruk dengan hujan deras dan gelombang kuat, yang mengakibatkan pandangan nahkoda terganggu," kata Rahmad, dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (9/7).

Kemudian kapal mereka ditabrak kapal kargo pada pukul 20.00 WIB, hingga menyebabkan kapal mereka tenggelam.

Selanjutnya mereka terjun ke laut dan bertahan dengan menggunakan tutup Piber selama 12 jam, sebelum akhirnya diselamatkan Kapal Johan Fortune, yang sedang dalam perjalanan dari Jakarta ke Palembang.

"Kapal MV Johan Fortune melintas dan menemukan mereka terombang-ambing di laut menggunakan tutup Piber. Awak Johan Fortune langsung menyelamatkan mereka dan melaporkan kejadian itu kepada Syahbandar Palembang," kata Rahmad.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya