Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Emiten Properti (AMAN) Lakukan Ekspansi Bisnis Demi Bidik Laba Rp65 Miliar Tahun ini

SENIN, 08 JULI 2024 | 13:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan pengembang properti, PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) membidik laba bersih sebesar Rp65,2 miliar pada 2024 dengan melakukan ekspansi bisnis di industri perhotelan.

Direktur Utama Makmur Berkah, Adi Tedja Surya, mengatakan bahwa perseroan akan fokus dalam mengembangkan bisnis tersebut melalui anak usahanya, PT Makmur Berkah Hotel.

"Target pendapatan dan pencapaian 2024 sebesar Rp186,32 miliar dan laba bersih ditargetkan sebesar Rp65,2 miliar," kata Adi dalam laporan hasil public expose keterbukaan informasi BEI, dikutip Senin (8/7).


Menurut Adi, pendapatan yang dibidik tahun ini akan dikontribusikan dari segmen anak usaha sewa bangunan Safe n Lock sebesar Rp89,66 miliar, Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) sebesar Rp29,20 miliar, dan Element Bali Ubud Rp66,75 miliar.

Adapun dalam melakukan ekspansi bisnis ini, AMAN telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp78 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp32,66 miliar akan dialokasikan untuk akuisisi lahan.

Meski demikian Dirut dari perseroan tersebut mengaku masih memiliki sejumlah tantangan dan hambatan dalam melakukan ekspansi bisnisnya saat ini.

"Tantangan terbesar kita dalam menggaet investasi khususnya dengan situasi dunia yang kurang stabil dan kami mengalami penundaan investasi," kata Adi.

Di sisi lain, anak usaha dari perseroan itu nantinya juga akan menggarap pembangunan Hotel Marriott International bintang lima di ibu kota baru, Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sejauh ini, kata Adi, pihaknya masih menghitung kebutuhan investasi untuk pembangunan hotel bintang lima tersebut.

"Pembangunan hotel di IKN masih dalam tahap perhitungan oleh tim kami dan dalam hal ini perseroan juga akan menggunakan kontraktor lokal. Namun masih belum menentukan apakah dari BUMN ataupun swasta," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya