Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi (kiri) dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Dunia

Starmer PM Baru Inggris, Modi: Kemitraan dengan India akan Lebih Baik Lagi

SENIN, 08 JULI 2024 | 00:50 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kemenangan Partai Buruh dalam pemilihan umum di Inggris disambut hangat India. Perdana Menteri India Narendra Modi telah melakukan pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Inggirs yang baru, Keir Starmer, yakin hubungan kedua negara akan semakin baik.

Modi menghubungi Starmer hari Sabtu kemarin (6/7).

"Senang bisa berbicara dengan @Keir_Starmer. Memberi selamat kepadanya karena terpilih sebagai Perdana Menteri Inggris. Kami tetap berkomitmen untuk memperdalam Kemitraan Strategis Komprehensif dan hubungan ekonomi yang kuat demi kemajuan dan kemakmuran rakyat kita dan kebaikan global,” tulis Modi di akun X miliknya.


Partai Buruh mengambil alih kekuasaan di Inggris menggantikan Partai Konservatif yang sudah bercokol selama 14 tahun. Dalam pemilu, Partai Buruh meraih 412 kursi dari 650 kursi di House of Commons.

Kepala negara Inggris, Raja Charles III, secara resmi mengangkat Keir Starmer sebagai Perdana Menteri di Istana Buckingham, Jumat (5/7).

Dalam proses itu Starmer menegaskan tekadnya untuk membangun kembali Inggris sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan.

Foto yang dirilis Istana Buckingham menunjukkan Raja Charles III berjabat tangan dengan Starmer saat keduanya bertemu.

Sebelum menerima Starmer, Raja Charles III menerima audiensi Rishi Sunak, ketua Partai Konservatif, yang mengundurkan diri dari jabatan PM.

"Raja menerima Audiensi Yang Terhormat Sir Keir Starmer hari ini dan memintanya untuk membentuk pemerintah baru," demikian pernyataan Istana Buckingham.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya