Berita

Ketua Poros Rawamangun Rudy Darmawanto/Ist

Bisnis

Aktivis Tolak Pembubaran PT Amarta Karya

MINGGU, 07 JULI 2024 | 11:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian Badan Usaha Milik negara (BUMN) berencana membubarkan enam perusahaan negara yang dianggap berkinerja buruk, salah satunya PT Amarta Karya (Persero).

Ketua Poros Rawamangun Rudy Darmawanto menilai pembubaran Amarta Karya yang bergerak dalam bidang usaha pabrikasi konstruksi baja, tidak semudah membalikkan tangan.

Pembubaran Amarta Karya, kata Rudy, jangan hanya mencermati dari hasil kinerja keuangan maupun manajerial saja, namun juga harus mempertimbangkan unsur kemanusiaan.


"Pembubaran Amarta Karya pasti bakal berdampak dengan bertambahnya jumlah pengangguran baik secara kualitiatif maupun kuantitatif," kata Rudy dalam keterangannya, Minggu (7/7).

Padahal, lanjut Rudy, Kementerian BUMN seharusnya melakukan pembinaan agar perusahaan tidak bangkrut dan kemudian ditutup, seperti halnya Amarta Karya yang selama beberapa waktu mengalami permasalahan serius.

Meski begitu, dari pengamatan Rudy, sebenarnya Amarta Karya yang dipimpin Nicolas Agung sudah mulai membaik dengan berbagai cara sehingga mampu memperbaiki kinerjanya dengan hasil capaian prestasi yang luar biasa.

Terbukti Amarta Karya saat ini sedang mengerjakan banyak proyek strategis di berbagai daerah, meskipun di sisi lain perusahaan itu masih harus menyelesaikan piutang dengan pihak ketiga, yakni pekerja dan mandor proyek sebelumnya.

“Dengan kondisi tersebut, Amarta Karya tidak layak untuk dibubarkan atau dilikuidasi, dan ada good will dari pimpinan perusahaan untuk melakukan penjadwalan ulang pembayaran secara bertahap kepada pihak ketiga," kata Rudy.

Rudy berharap Kementerian BUMN memberikan dukungan pembinaan secara strategis agar Amarta Karya aga dapat bertahan dan berkembang menjadi perusahaan negara yang sehat untuk menyambut Indonesia Emas 2045 mendatang.



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya