Berita

Zeekr 001, sebuah kendaraan listrik yang dapat menempuh jarak hingga 620 kilometer dengan sekali pengisian daya. Ini adalah odel pertama pabrik mobil Geely yang akan dirilis di Korea Selatan/Net

Otomotif

Geely Siap Boyong Mobil Listrik Pertama ke Korea Selatan

SABTU, 06 JULI 2024 | 13:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu perusahaan otomotif China, Geely Automobile Holdings, berencana memperkenalkan kendaraan listrik premium (EV) pertamanya ke Korea Selatan pada awal 2026.

Hal itu diketahui dari pernyataan Geely ketika menanggapi pertanyaan Bloomberg, di mana mereka berharap dapat menembus pasar Korsel yang sebagian besar masih dikuasai oleh Hyundai Motor dan Kia.

"Merek kendaraan listrik kelas atas Geely, Zeekr Intelligent Technology Holding, yang mulai go public di AS pada Mei, akan membuka ruang pamer di Seoul dan Gyeonggi, provinsi sekitar ibu kota, pada akhir tahun depan dan memulai pengiriman pada kuartal pertama tahun 2026," kata Geely.


Model pertama yang dirilis di Korea Selatan mungkin adalah Zeekr 001, sebuah kendaraan listrik yang dapat menempuh jarak hingga 620 kilometer dengan sekali pengisian daya, meskipun rencana tersebut belum final.

Produsen mobil Tiongkok semakin terpikat untuk beralih ke Korea Selatan di tengah penerapan tarif sementara oleh Eropa terhadap kendaraan listrik yang diimpor dari Tiongkok dan tarif 100 persen dari Amerika Serikat.

BYD, misalnya, sedang bersiap meluncurkan mobil penumpangnya di Korea Selatan, dan bus listrik dari Tiongkok sudah mencakup sekitar 40 persen dari total e-bus di jalan-jalan negara tersebut.

Geely juga bukan nama yang asing lagi di Korea Selatan. Pada 2022, mereka membeli 34 persen saham di unit Renault di sana, ketika kedua produsen mobil tersebut memperdalam kerja sama mereka dalam pengembangan model ramah lingkungan.  

Dan Polestar 4, sedan listrik buatan Volvo yang dikendalikan Geely, akan diproduksi di pabrik Renault Korea Selatan di Busan mulai paruh kedua tahun 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya