Berita

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menyampaikan sambutan di acara peluncuran Jakarta International Film Club dan pemutaran film Rumania di Auditorium Kedutaan di Jakarta pada Jumat malam, 5 Juli 2024/RMOL

Dunia

Kedubes India Sediakan Platform Diplomasi Budaya Lewat Jakarta International Film Club

JUMAT, 05 JULI 2024 | 22:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah inovasi pengenalan budaya dikembangkan Kedutaan Besar India melalui pembuatan Jakarta International Film Club.

Klub tersebut memberikan kesempatan kepada setiap perwakilan asing yang ada di Indonesia untuk mengenalkan kebudayaan mereka melalui pemutaran film.

Di acara peluncurannya pada Jumat malam (5/7), Kedubes India menggandeng Kedutaan Rumania yang dengan senang hati memutarkan film terbaiknya berjudul "The Rest is Silence".


Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOL, acara yang berlangsung di Auditorium Kedubes India itu dihadiri lebih dari 100 tamu undangan yang berasal dari perwakilan asing di Jakarta, perwakilan pemerintah RI. Hadir pula produser, pemain dan pengamat film yang memberikan pandangannya di akhir acara.

Sebelum film dimulai, para tamu undangan dipersembahkan minuman dan makanan khas Rumania, lengkap dengan sampanye-nya. Mereka berbincang sambil menikmati kudapan yang disajikan.

Setengah jam kemudian, film siap diputar. Mereka dipersilakan masuk dan duduk di bangku-bangku yang disediakan.

Sebelum memulai, Duta Besar India untuk Indonesia Shri Sandeep Chakravorty menceritakan awal mula klub tersebut dibangun.

Dikatakan Dubes, ide pembuatan Jakarta International Film Club berasal dari perbincangan hangatnya dengan Dubes Kroasia saat makan malam.

Sayangnya Kedutaan Kroasia belum bisa berpartisipasi karena duta besarnya berhalangan. Ide itu kemudian terealisasi dengan kesediaan Kedubes Rumania untuk berpartisipasi dalam klub film.

"Jadi kami sangat senang bahwa melalui kerja sama dan persahabatan yang baik dengan kedutaan Rumania, kami dapat meresmikan klub ini," ujarnya.

Dubes mengajak perwakilan asing lain untuk ikut berpartisipasi, karena acara pemutaran film diadakan setiap bulan. Dia kemudian mengungkap bahwa pemutaran film bulan depan berasal dari Argentina.

"Kami hanya memberikan ide pada platform tersebut. Kami mengusulkan untuk melanjutkan dan ada begitu banyak kegembiraan, Anda melihat begitu banyak duta besar yang datang dan saya sudah memiliki antrean panjang untuk pemutaran film ini," kata dia.

Sementara itu, Duta Besar Rumania untuk Indonesia, Dan Adrian Balanescu menilai pembuatan klub film yang digagas India merupakan ide yang sangat bagus.

Menurutnya, film adalah bagian penting dari budaya dan klub film tersebut mampu menjadi wadah bagi mereka untuk menunjukkan ciri khas negara mereka kepada perwakilan asing lainnya maupun masyarakat Indonesia.

"Jadi itu ide yang sangat bagus dan kami sangat senang menjadi kedutaan besar pertama yang meluncurkan program ini," kata dia kepada RMOL.

Dubes menjelaskan, film yang berjudul "The Rest is Silence" merupakan film buatan sutradara asal Rumania bernama Nae Karanfil pada tahun 2007.

Film tersebut memenangkan banyak penghargaan internasional dan nasional, termasuk di Paris untuk naskah dan filmnya.

Berlatar di awal abad ke-20, The Rest is Silence terinspirasi dari film fitur atau film teatrikal pertama Rumania berjudul "The Independence of Romania" yang dibuat tahun 1912.  

"Film ini menayangkan sejarah Bukares. Kutipan dari sutradara film yang merangkum filmnya dengan mengatakan bahwa ini adalah cerita tentang perselingkuhan aneh antara seni dan uang," ujarnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya