Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

Pemerintah Perlu Miliki Skala Prioritas Selesaikan Persoalan Kemiskinan Ekstrem

JUMAT, 05 JULI 2024 | 20:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Untuk mencapai ekonomi yang kuat, pemerintah yang akan datang diminta perlu memiliki skala prioritas dalam menyelesaikan permasalahan bangsa.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah terkait proyeksi ekonomi di tahun depan.

"Sejalan dengan itu, pemerintah juga harus memiliki skala prioritas untuk menyelesaikan persoalan mendasar yang masih kita hadapi, antara lain: kemiskinan ekstrem, stunting, dan wasting," kata Said Abdullah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/7).


Menurutnya, untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem, stunting dan wasting, perlu adanya kebijakan yang melibatkan lintas K/L. Kebijakan itu, diminta harus jelas dan terukur tingkat keberhasilannya.

"Kita optimis pemerintah memiliki target besar penurunan stunting lebih progresif. Namun kita belum memiliki effort yang seragam dari multi stakeholder strategis," ujarnya.

Ia menambahkan persoalan stunting bukan hanya tanggung jawab satu hingga dua K/L saja. Untuk dapat menyelesaikan persoalan itu, perlu sinergitas antar kementerian dan lembaga.

"Oleh sebab itu, semua K/L harus siap bahu membahu dalam menyelesaiakan persoalan dalam satu irama," demikian Said Abdullah.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya