Berita

Bupati Yalimo Nahor Nekwek/Net

Politik

Pilkada Papua 2024

Masyarakat Yalimo Masih Ingin Dipimpin Nahor Nekwek

JUMAT, 05 JULI 2024 | 19:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berstatus sebagai petahana, Bupati Yalimo Nahor Nekwek diharapkan masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinannya jelang Pilkada 2024.

Harapan itu menjadi temuan survei Timur Barat Research Center (TBRC) di mana elektabilitas Nahor Nekwek menjadi yang tertinggi dalam bursa calon Bupati Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Direktur Eksekutif TBRC Yohanes Romeo mengatakan, elektabilitas Nahor Nekwek yang merupakan politisi Partai Gerindra tercatat 52,8 persen.


"Dengan pertanyaan terbuka, Nahor Nekwek dipilih 52,8 persen responden, disusul Erdi Dabi di angka 10,2 persen," ujar Yohanes dalam keterangan tertulis, Jumat (5/7).

Dipaparkan Yohanes, di bawah dua nama itu ada Yosua Kepno (5,8 persen), Simon Hulu Walilo (4,8 persen), Niko Mabel (4,6 persen), Penehas Peyon (3,6 persen), dan Edy Peyon (3,2 persen).

Dikatakan Yohanes, elektabilitas Nahor Nekwek masih dinamis. Karena, tingkat penerimaan dan kesukaan masyarakat pada dia yang juga tinggi.

"Tingkat penerimaan dan kesukaan masyarakat Yalimo terhadap Nahor Nekwek juga sangat tinggi hingga 90,8 persen," pungkasnya.

Survei dilakukan pada 21-30 Juni 2024 dengan metode multistage random sampling, melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terhadap 750 responden.

Survei memiliki margin of error 3,56 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya