Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Utang Negara Jatuh Tempo 2025, Megawati: Bayarnya Gimana?

JUMAT, 05 JULI 2024 | 14:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Megawati Ajak Kader Banteng Mikir Cara Bayar Utang Negara


Utang Luar Negeri Indonesia turut menjadi pembahasan serius Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri saat berpidato di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).

Dalam pidatonya, Megawati meminta kader PDIP ikut memikirkan nasib bangsa Indonesia dengan kondisi dibebani utang. Ditambah ada utang negara Rp800 triliun yang akan jatuh tempo tahun 2025 nanti.

Dalam pidatonya, Megawati meminta kader PDIP ikut memikirkan nasib bangsa Indonesia dengan kondisi dibebani utang. Ditambah ada utang negara Rp800 triliun yang akan jatuh tempo tahun 2025 nanti.

"Coba kamu hitung dengan real, jangan bohong, utang negara itu berapa? Cara bayarnya gimana?" kata Megawati.

Presiden ke-5 RI ini mengaku khawatir beban utang yang semakin menggunung sulit dibayar negara. Apalagi, ia pernah mengalami pengalaman yang sama di era krisis moneter.

"Saya khawatir krisis ekonomi kayak zaman saat saya tangani. Dulu berhasil, (tapi) kalau nanti bilang begitu Bu Mega (dianggap) sombong. Buktinya memang berhasil," jelas Megawati.

"Nah, sekarang kalau keadaan kayak gitu, so what? Elo mau ngapain? Bayar utangnya berapa lama? Nah itu, aku lagi mikirin," sambungnya.

Megawati menegaskan, ia menyinggung utang negara bukan karena ada sentimen negatif dengan Presiden Joko Widodo melainkan prihatin dengan kondisi ekonomi negara saat ini.

"Enggak (sentimen negatif). Ini semua mesti mikir karena persoalan bangsa. Bukan seorang-seorang, kayak apa Rp800 triliun (utang negara yang jatuh tempo tahun 2025) mau dibayar sama apa?" pungkasnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya