Berita

Pengurus dan anggota Bravo Jawa Tengah dan Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) Jawa Barat saat pertemuan di Semarang/RMOLJateng

Nusantara

Antisipasi Gangguan, Pengusaha Rental Mobil Kolaborasi

JUMAT, 05 JULI 2024 | 08:51 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Mencermati kerawanan dunia usaha rental mobil, para pelaku jasa rental mobil di Jawa Tengah-DIY dan Jawa Barat berkolaborasi.

Melalui kerjasama yang baik, sesama pengusaha rental mobil diharapkan bisa saling membantu jika ada persoalan atau kendala yang dihadapi teman seprofesi.

Kolaborasi ditunjukkan dengan kunjungan puluhan anggota ARMI (Asosiasi Rental Mobil Indonesia) Jawa Barat ke Semarang. ARMI Jawa Barat sendiri baru terbentuk, dan akan dikukuhkan secara resmi pada 17 Juli.


Dipimpin ketuanya, Wekly, ARMI Jawa Barat diterima jajaran pengurus dan anggota Bravo Jateng dan DIY, bertempat di Resto Candi View, Semarang. Bravo merupakan nama yang digunakan asosiasi pengusaha rental mobil di Jateng dan DIY.

"Melalui silaturahmi berupa kunjungan ini, Bravo Jateng-DIY siap berkolaborasi dengan ARMI Jawa Barat untuk memerangi mafia-mafia rental yang marak di berbagai daerah," kata Hidayat Akhirudin, Wakil Ketua Bravo, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (5/7).

Pertemuan itu diharapkan jadi perintis dibentuknya ARMI di berbagai daerah di seluruh Tanah Air, hingga terbentuk secara Nasional.

"Bentuk kerja samanya, antara lain koordinasi antarwilayah, saling back up kalau ada trouble. Misalnya sedang perjalanan keluar daerah namun menemui kendala, maka dibantu sesama pengusaha rental di daerah itu," papar Hidayat, didampingi pengurus lainnya.

Bravo Jateng dan DIY sendiri juga mengedukasi para pengusaha rental agar selalu menerapkan SOP (standard operational procedure), agar penyedia jasa layanan rental mobil terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya