Berita

Anggota Panja RKP TA 2025, Andi Akmal Pasludin/Ist

Bisnis

Rapat Banggar DPR dan Pemerintah

Target Pertumbuhan Ekonomi 2025 Disepakati 5,3 Hingga 5,6 Persen

KAMIS, 04 JULI 2024 | 16:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah sepakat target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 sebesar 5,3 hingga 5,6 persen.

Hal itu disampaikan Banggar DPR ketika Rapat Panitia Kerja Rencana Kerja Pemerintah (Panja RKP) TA 2025, bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, dan Gubernur BI Perry Warjiyo, di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (4/7).

"Sasaran pembangunan RKP 2025 pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,3-5,6 persen," kata anggota Panja RKP TA 2025, Andi Akmal Pasludin.


Selain itu, target angka kemiskinan 7-8 persen juga telah disepakati oleh Banggar DPR dan pemerintah.

Target gini ratio di tahun 2025 juga ditetapkan sebesar 0,369 - 0,382 dan tingkat pengangguran sebesar 4,5-5 persen.

Kisaran angka asumsi dasar ekonomi makro pada RAPBN 2025 juga telah disepakati DPR dan pemerintah antara lain pertumbuhan ekonomi disepakati sebesar 5,1-5,5 persen, kemudian laju inflasi 1,5-3,5 persen.

Nilai tukar rupiah Rp 15.300-15.900 per Dolar AS, tingkat suku bunga SBN 10 tahun 6,9-7,2 persen. Harga minyak mentah Indonesia 75-85 Dolar AS per-barel. Lifting minyak bumi 580-605 ribu barel per hari, dan lifting gas bumi 1.003-1.047 ribu barel setara minyak per hari.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya