Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan istrinya Jill Biden berpelukan/Net

Dunia

PEMILU AMERIKA SERIKAT

Biden Ngantuk Parah Selama Debat Lawan Trump

KAMIS, 04 JULI 2024 | 14:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengakui kinerja buruknya selama debat capres pertama melawan Donald Trump pekan lalu.

Berbicara di acara kampanye di McLean, Virginia pada Rabu (3/7), Biden mengatakan saat itu kondisinya kurang baik, sehingga memberikan jawaban yang tidak memuaskan.

Biden merasakan kantuk yang tidak tertahankan selama debat. Dia mengaku kurang istirahat karena melakukan perjalanan ke luar negeri beberapa hari sebelumnya.


"Saya memutuskan untuk menjelajahi dunia beberapa kali, melewati sekitar 100 zona waktu sebelum tenggelam. Saya tidak mendengarkan staf saya dan kembali dan hampir tertidur di atas panggung," kata dia, seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (4/7).

Biden melakukan perjalanan ke Prancis dan Italia dalam dua perjalanan terpisah dalam kurun waktu dua minggu pada bulan lalu.

Dia terbang semalaman dari KTT G7 di Bari, Italia, untuk menghadiri acara penggalangan dana bersama mantan Presiden Barack Obama di Los Angeles pada 15 Juni sebelumnya, kemudian kembali ke Washington keesokan harinya.

Dia kemudian menghabiskan enam hari di Camp David untuk mempersiapkan debat tanggal 27 Juni.

Jajak pendapat terbaru Reuters/Ipsos yang diterbitkan hari Selasa (2/7) menunjukkan bahwa satu dari tiga anggota Partai Demokrat berpendapat Biden harus mundur setelah kinerja buruknya selama debat.

Namun sebagian besar responden juga berpendapat bahwa tidak ada tokoh Demokrat terpilih yang lebih baik dari Biden dalam pertarungan melawan Trump.

Survei yang dilakukan selama dua hari tersebut menemukan bahwa Trump dan Biden mempertahankan dukungan dari 40 persen pemilih terdaftar, menunjukkan bahwa Biden tidak kehilangan kekuatan sejak debat tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya