Berita

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid/RMOL

Politik

Secara Informal PDIP Siap Bersama PKB Dukung Anies, Tapi...

RABU, 03 JULI 2024 | 06:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komunikasi partai politik dalam membangun koalisi menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 masih sangat cair. Belum ada parpol yang solid untuk bekerja sama mendukung pasangan calon tertentu.

Seperti Partai Kebangkitan Bangsa yang hingga saat ini masih komitmen mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon gubernur. Meski sama-sama mendukung Anies, PKB dan PKS belum menemukan kata sepakat untuk berkoalisi.

Justru PKB sudah menjalin komunikasi secara informal dengan PDIP untuk sama-sama mengusung Anies Baswedan.


"Partai koalisi untuk DKI sampai detik ini belum ada yang solid, semuanya masih cair, dan kadang dikait-kaitkan dengan koalisi di Pilpres. Ada KIM (Koalisi Indonesia Maju), ada Koalisi Perubahan," ujar Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa (2/7).

"Tetapi semuanya setahu saya belum ada yang duduk bersama, termasuk PKB katakanlah dengan PKS, belum intensif untuk duduk bersama," imbuhnya.

Jazilul justru mengaku PKB sudah menjalin komunikasi secara informal dengan PDIP soal pencalonan Anies Baswedan. Di mana PDIP sudah setuju dengan PKB yang mengusung Anies, asal cawagub dari PDIP.

"Jadi hari ini, PKB tetap akan membuka diri, selaku katakan partai yang pertama kali mengusung Pak Anies, akan berkomunikasi juga dengan partai-partai lain," tutur anggota DPR RI ini. "Termasuk PDIP, yang meskipun baru secara informal, PDIP juga oke dengan Pak Anies. Bila saja, kalau calon wakil gubernurnya atau dalam pasangan itu ada PDIP-nya. Kira-kira begitu."

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, sebelumnya membeberkan daftar nama prioritas yang akan dimajukan dalam Pilgub Jakarta 2024. Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Andika Perkasa, jadi prioritas untuk maju di Pilgub Jakarta.

"Yang pertama adalah di internal mulai diinventarisir nama-nama prioritas, pertama Pak Andika memang untuk calon Gubernur DKI, kemudian dari perkembangan berbagai situasi terkini karena PDI Perjuangan tidak bisa sendiri tentu perlu menggaet partai-partai yang ada di Jakarta," ucap Said di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (1/7).

Sejumlah lobi dengan partai lain pun telah dilakukan PDIP. Selain sosok Andika, Said menuturkan, PDIP juga masih mempertimbangkan nama lain seperti Anies Baswedan dan Tri Rismaharini.

"Kemudian kami berkomunikasi dengan berbagai partai, bahwa pada akhirnya sebagaimana yang disampaikan oleh sekjen kami Pak Hasto Kristiyanto bahwa Anies juga jadi bagian pertimbangan," terangnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya