Berita

pelatihan Welding Inspector Comprehensive yang digelar pada 29-30 Juni 2024/Ist

Bisnis

Gandeng Stakeholder

Iperindo Gelar Pelatihan Tenaga Kerja Industri Galangan Kapal

SELASA, 02 JULI 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seiring perkembangan industri galangan kapal di Indonesia, kualitas pengelasan menjadi faktor krusial dalam memastikan keamanan dan keandalan kapal yang diproduksi. Pengelasan yang berkualitas tinggi memerlukan keahlian dan pengawasan yang baik dari seorang Welding Inspector menjadi sangat penting.

Seorang Welding Inspector adalah seseorang atau profesi yang memiliki pengetahuan mendalam tentang teknik pengelasan, standar pengelasan internasional, dan mampu melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap proses pengelasan untuk memastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.

Dalam konteks ini, pelatihan Welding Inspector Comprehensive memiliki urgensi yang besar bagi perusahaan galangan kapal.


Proses pengelasan yang tidak hanya berkualitas tinggi namun juga sesuai dengan standar internasional dapat mengurangi risiko kecelakaan dan kegagalan struktural pada kapal yang diproduksi. Pelatihan ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis para tenaga kerja, tetapi juga meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi dan standar keselamatan industri.

Training dan Sertifikasi Welding Inspector Comprehensive telah dilaksanakan pada 29-30 Juni 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari 9 perusahaan galangan kapal berbeda.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Iperindo (Institusi Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia) dan BPSDMI Kementerian Perindustrian, dengan dukungan dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan LSP Perkapalan Nusantara.

“Seluruh rangkaian kegiatan di-handle oleh Iperindo, bersama dengan stakeholder terkait, agar ke depan dapat dirasakan manfaatnya,” kata Ketua Umum Iperindo, Anita Puji Utami dalam keterangannya yang diterima redaksi, Selasa (2/7).

Pelatihan ini dikelola Edumaritim selaku pihak yang bekerja sama dengan Iperindo dalam pengelolaan pelatihan dan sertifikasi. Pembukaan pelatihan dilaksanakan secara serentak bersamaan dengan program pelatihan lainnya yang didukung oleh BPSDMI Kementerian Perindustrian di Surabaya pada tanggal 14 Juni 2024. Setelah itu kegiatan pelatihan dimulai pada tanggal 19-28 Juni 2024 dan berlokasi di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS).

Lanjut Anita, pelatihan ini berlangsung selama 10 hari intensif, yang mencakup teori dan praktik. Peserta diajarkan tentang berbagai teknik pengelasan, inspeksi visual, uji non-destruktif, serta pemahaman mendalam terhadap standar internasional seperti AWS D1.1, ASME Section IX, dan ABS Rules for Building and Classing Steel Vessels.

“Bukan hanya kemampuan teknis, peserta juga dibekali oleh kemampuan non teknis/softskill. Beberapa materi softskill yang diberikan ke peserta antara lain produktivitas bekerja, etos kerja, effective supervisory, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),” jelasnya.

Selain itu, sambungnya, dalam pelaksanaan pelatihan teknis maupun non teknis, peserta juga diberikan lembar kerja atau worksheet untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap materi yang telah didapatkan.

Setelah tahap pelatihan, dilanjutkan dengan ujian sertifikasi selama 2 hari untuk mengukur pemahaman dan keterampilan yang telah diperoleh peserta. Proses sertifikasi peserta didukung oleh LSP Perkapalan Nusantara sebagai lembaga yang menjembatani proses sertifikasi untuk dapat mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Kesuksesan dan antusiasme dari para peserta serta dukungan kuat dari stakeholder industri menunjukkan kemungkinan adanya kelanjutan pelatihan dengan skema yang sama di beberapa lokasi di Indonesia,” ungkap dia.

“Langkah ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kapasitas industri galangan kapal secara nasional, sehingga mampu bersaing di pasar global dengan produk-produk berkualitas tinggi dan memenuhi standar internasional,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya