Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kemenkop Luncurkan E-Learning Pacu Kapasitas Usaha Mikro

SELASA, 02 JULI 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan program pengembangan kapasitas SDM usaha mikro berbasis e-learning, yang menjadi bagian dari program mikro mandiri.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM Yulius saat membuka acara Pengembangan Kapasitas SDM Usaha Mikro berbasis E-Learning secara daring di Jakarta, mengatakan, program ini diluncurkan dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, dan jejaring bisnis dari pelaku usaha mikro melalui media e-learning.

"Kami mem-branding kegiatan ini dengan nama E-Learning Akademi Mikro Mandiri yang diintegrasikan dalam media pembelajaran reguler berbasis learning management system (LMS)," kata Yulis, dikutip Selasa (2/7).


E-learning akademi ini dapat diakses melalui platform edukukm pada laman akademi.mikromandiri.id.

Program ini diikuti oleh sekitar 1.500 pelaku usaha mikro yang telah mendaftar untuk mengikuti e-learning dengan metode LMS sesuai topik yang ditawarkan.

Pelaku usaha mikro perlu terus meningkatkan kapasitas usaha dan SDM-nya agar bisa naik kelas.

Yulius menekankan, di tengah tantangan revolusi industri 4.0 dan society 5.0, semua pelaku usaha, khususnya pelaku usaha mikro, dituntut untuk terus melakukan perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam pemanfaatan teknologi.

Kemenkop UKM juga mendorong para pelaku UMKM agar terhubung dengan ekosistem digital melalui berbagai dukungan program, seperti pendampingan mendapatkan nomor induk berusaha (NIB), bimtek e-commerce, literasi keuangan mikro melalui LAMIKRO, ataupun pemasaran online melalui PaDI UMKM dan e-katalog pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya