Berita

Anggota Komisi III yang juga mantan juru bicara KPK, Johan Budi S Prabowo/Rep

Politik

Kepercayaan Publik Terus Merosot, Ada Apa dengan KPK?

SENIN, 01 JULI 2024 | 12:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR mempertanyakan kendala yang dihadapi pimpinan dan staf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait merosotnya kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah itu.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi III yang juga mantan juru bicara KPK, Johan Budi S Prabowo, saat rapat kerja bersama, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/7).

"Terakhir ada survei yang dilakukan media, yang menempatkan KPK di posisi ke delapan, jauh di bawah Polri, Kejaksaan. Bahkan DPR lebih baik dibanding KPK. Ini survei ya, tentu persepsi. Tapi ini yang ada di persepsi publik," katanya.


Politisi PDIP itu juga mempertanyakan apakah ada kendala internal di KPK, atau masalah koordinasi antara lembaga antirasuah dengan penegak hukum lainnya.

“Mungkin sekarang waktu yang tepat menurut saya, karena sebentar lagi kalau gak salah bapak-bapak pimpinan KPK juga purna tugas, DPR juga, ini rapat yang terakhir juga,” paparnya.

Lebih lanjut Johan menegaskan pentingnya keterbukaan dari KPK kepada mitra kerja di DPR mengenai kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan fungsi, baik bidang penindakan, monitoring, supervisi, koordinasi, serta pendidikan dan pelayanan masyarakat.

“Mungkin ada yang sangat krusial, baik itu penanganan perkara, fungsi supervisi, bagaimana hubungan KPK dengan Polri, Kejagung, KPK dan pihak lain misalnya BPKP, BPK, apakah ada kendala? Termasuk menurunnya persepsi publik kepada KPK," pungkasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya