Berita

Momen kebersamaan Anies Baswedan dan Sudirman Said/Ist

Politik

Relawan Anggap Wajar Anies Pecah Kongsi dengan Sudirman Said

MINGGU, 30 JUNI 2024 | 16:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal Calon Gubernur Jakarta Anies Baswedan dinilai kurang menghormati kesungguhan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menduetkannya dengan Sohibul Iman.

Hal ini terlihat dari sikap Anies saat merespons dukungan PKS dengan sama sekali tidak menyebut nama Sohibul Iman. Anies hanya  berterimakasih karena PKS kembali mengusungnya di Pilkada 2024.
 
Menyikapi hal ini, Konfederasi Nasional Relawan Anies (Korean) yang merupakan loyalis Anies di Pilpres 2024 menyatakan kurang respect dengan sikap Anies tersebut.


"Jangan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri. Sebagai figur yang dikesankan sering bicara moral, seharusnya beliau bisa mencontohkan sikap rendah hati," kata Ketua Korean, Muhammad Ramli Rahim lewat keterangan resminya, Minggu (30/6).

Ramli pun tidak heran jika hubungan Anies dan Sudirman Said yang merupakan bekas Co-Kapten Timnas Amin di Pilpres kemarin, saat ini terlihat kurang akrab. Salah satu alasannya karena Anies dinilai terlalu berambisi.

"Saya jadi makin mengerti sekarang, kenapa Pak Sudirman Said dan sejumlah kolega memutuskan tidak lagi bersama Pak Anies. Perbedaan nilai-nilai ini makin hari semakin kentara," pungkasnya.

Diketahui Sudirman Said tidak lagi menjadi pendukung Anies di Pilkada 2024. Mantan Menteri ESDM itu justru juga berniat untuk maju di Pilkada Jakarta dan siap head to head dengan Anies Baswedan.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya