Berita

Satgas Pamtas Yonif 726/Tml melakukan Patroli Pilar Patok di wilayah perbatasan Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua selatan, Jumat (28/6)/Ist

Pertahanan

TNI Pastikan Patok Batas RI-PNG Aman

MINGGU, 30 JUNI 2024 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Upaya untuk memastikan keutuhan wilayah dan terjaganya kedaulatan negara di perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 726/Tml melakukan Patroli Pilar Patok di wilayah perbatasan Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua selatan, Jumat (28/6).

Sesuai dengan waktu yang telah direncanakan, Pos Wamp yang melaksanakan patroli pilar patok type B dengan estimasi jarak kurang lebih 16 Km di bawah pimpinan Serda Nur Ikhsan bersama personel lainnya.

Patroli itu bertujuan untuk memastikan patok batas Negara Republik Indonesia tidak bergeser, hilang ataupun dalam kondisi rusak.


Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, Sabtu (29/6), patroli ini menempuh medan yang bervariasi, melewati hutan vegetasi, semak belukar, rawa hingga melewati sungai yang memerlukan kemampuan fisik dan kewaspadaan yang tinggi.

Selama pelaksanaan patroli personel Satgas menempuh waktu kurang lebih 10 jam pulang pergi.

Di setiap langkah perjalanan Serda Ikhsan dan Tim Patroli juga memastikan situasi wilayah hutan di sekitar perbatasan tidak terdapat pelanggaran hukum yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Patroli Pilar Patok Batas negara ini merupakan salah satu tugas Satgas Pamtas untuk memastikan tetap terjaganya keutuhan wilayah dan tetap tegaknya kedaulatan negara indonesia yang berbatasan dengan negara Papua Nugini (PNG).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya