Berita

Google/Net

Tekno

Gunakan Teknologi AI, Google Translate Tambahkan 110 Bahasa Baru

SABTU, 29 JUNI 2024 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Google melakukan pembaruan besar-besaran dengan penambahan dukungan terhadap 110 bahasa baru untuk aplikasi Google Translate.

Dikutip dari GSM Arena, Sabtu (29/6), Google mengungkapkan pihaknya menggunakan model bahasa AI PaLM 2 untuk melatih perangkat lunak dalam 110 bahasa baru.

Google menjadi salah satu perusahaan yang berhasil mengintegrasikan teknologi AI ke dalam produknya yaitu layanan Google Translate.


AI tersebut terbukti sangat baik dalam mempelajari bahasa yang saling terkait, seperti Hindi, Awadhi, dan Marwadi, serta kreol Prancis seperti Kreol Seychelles dan Kreol Mauritius.

Pembaruan baru ini juga menghadirkan dukungan untuk bahasa Kanton, yang menurut Google, telah menjadi salah satu bahasa yang paling banyak diminta selama bertahun-tahun. Namun bahasa Kanton sulit dikuasai karena tumpang tindih dengan bahasa Mandarin, dan sulit menemukan data untuk melatih model AI.

Sekitar 25 persen dari bahasa yang baru ditambahkan adalah bahasa Afrika, setiap bahasa yang ditambahkan digunakan oleh setidaknya satu juta orang di seluruh dunia dan beberapa di antaranya digunakan oleh ratusan juta orang.

Dengan penambahan terbaru kini Google Terjemahan total mendukung 223 bahasa ke dalam aplikasinya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya