Berita

Pembersihan lokasi untuk pembangunan rumah Presiden Jokowi di Colomadu/RMOLJateng

Nusantara

Baru Pembersihan Lahan, Calon Rumah Jokowi Dongkrak Harga Tanah di Colomadu

SABTU, 29 JUNI 2024 | 03:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pembangunan rumah di Colomadu, Solo, sebagai "hadiah" dari pemerintah untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan purna bakti pada November mendatang, rupanya langsung memberikan dampak terhadap harga tanah yang terkerek cukup signifikan.

Kini harga tanah di sekitaran wilayah itu mengalami kenaikan harga. Tak hanya itu, banyak investor yang tertarik membeli tanah di kawasan yang lokasinya memang berada di jalur utama dan strategis. Dekat dengan bandara dan akses pintu masuk tol.

"Banyak sekali peminat, dan itu makin bertambah," jelas Camat Colomadu, Dwi Adi Susilo, dikutip RMOLJateng, Jumat (28/6).


Sebelumnya harga tanah di seputaran kawasan tersebut di kisaran harga Rp7 juta sampai Rp10 juta per meter persegi. Namun saat ini harganya naik tajam mencapai Rp12 juta hingga Rp15 juta per meter persegi.

Sementara itu, pembersihan lahan untuk pembangunan rumah Jokowi terus berlanjut. Sebelumnya merupakan lahan kosong yang ditumbuhi rumput liar.

"Masih fokus pembersihan saja," sambungnya.

Dwi juga menyampaikan informasi dari pengembang untuk luas lahan pembangunan rumah presiden ini sekitar 12 ribu meter persegi.

Nantinya, dalam proses pengerjaan, PT Tunas Jaya Sanur selaku pengembang membuka peluang untuk warga sekitar ikut menjadi pekerja di proyek tersebut.  

"Untuk masyarakat sekitar yang berada di wilayah Colomadu pun nanti akan diberi akses apabila ingin bekerja membantu pembangunan di proyek tersebut," pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya