Berita

Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita punya elektabilitas tinggi untuk memenangkan Pilwalkot Semarang 2024/Istimewa

Politik

Pilkada Semarang 2024

Jika Pilkada Digelar Sekarang, Mbak Ita Berpeluang Menang

SABTU, 29 JUNI 2024 | 00:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peluang besar dimiliki Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita untuk terpilih menjadi Wali Kota Semarang periode 2024-2029.

Sinyal ini terlihat dalam hasil survei Indo Riset Strategis yang dilakukan kepada 600 responden secara proporsional, acak, dan merata di seluruh wilayah Kota Semarang.

Dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan Margin of Error ± 4,08 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dalam rentang waktu 8-14 Juni 2024, Mbak Ita muncul di peringkat pertama sebagai tokoh yang yang paling dikenal, disusul oleh Yoyok Sukawi dan Soemarmo HS.


“Secara spontan, sebanyak 33,5 persen responden akan memilih Mbak Ita, 26,8 persen akan memilih Yoyok Sukawi, dan 10,3 persen akan memilih Ade Bhakti. Masih ada 23,7 persen yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab,” kata peneliti Indo Riset Strategis, Galih Pramilu Bakti, pada acara FGD yang digelar Forum Media Online Kota Semarang (FOMOS), Jumat (28/6).

Mengacu pada hasil itu, Galih menilai, jika Pilwalkot Semarang dilakukan sekarang, Mbak Ita dan Yoyok Sukawi akan bersaing ketat.

“Jika diberi pilihan empat nama calon wali kota, responden yang memilih Mbak Ita sebesar 38,4 persen, diikuti Yoyok Sukawi 34,0 persen, Soemarmo 4,8 persen, dan Iswar 1,5 persen,” jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (28/6).

Sementara itu, calon wakil wali kota yang paling banyak dipilih adalah Ade Bhakti dengan angka 32,2 persen.

Indo Riset Strategis kemudian melakukan simulasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.  Di mana pasangan Mbak Ita-Ade Bhakti paling banyak dipilih, diikuti pasangan Yoyok Sukawi-Ade Bhakti.

“Mbak Ita jika dipasangkan dengan Ade Bhakti mendapatkan 22,2 persen, sementara Yoyok Sukawi-Ade Bhakti 21,1 persen. Hanya selisih 1,1 persen,” paparnya.

Lalu, ketika simulasi dilakukan dengan 4 pasangan, Mbak Ita dengan siapapun wakilnya secara umum akan memperoleh suara tertinggi.

Sementara, Yoyok Sukawi akan memperoleh suara yang cukup tinggi dan mengalahkan pasangan lain jika berpasangan dengan Ade Bhakti.

Hasil Pileg 2024 di Kota Semarang menunjukkan PDIP masih menjadi partai pemenang, diikuti oleh Gerindra, PKS, Demokrat, PKB, dan PSI.

Adapun perolehan kursi DPRD Kota Semarang 2024 adalah, PDIP mendapatkan 14 kursi, Gerindra 7 kursi, PKS 6 kursi, Demokrat 6 kursi, PKB 5 kursi, PSI 5 kursi, Golkar 4 kursi. Lalu PAN, PPP, dan Nasdem masing-masing 1 kursi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya