Berita

Donald Trump dan Joe Biden saat debat pertama hari Jumat, 28 Juni 2024/Net

Dunia

PEMILU AMERIKA SERIKAT

Biden Diminta Mundur Setelah Gagal Debat Lawan Trump

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 15:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kinerja buruk Presiden Amerika Serikat Joe Biden melawan Donald Trump dalam debat pemilu pertama mereka telah memicu keraguan baru dari kalangan Partai Demokrat.

Biden yang serak dan terkadang terbata-bata mencoba berulang kali untuk menghadapi Trump yang terus terusan mencecar presiden AS soal kebohongan ekonomi dan imigrasi ilegal.

Jawaban Biden yang tidak maksimal tersebut membuat pemilih AS khawatir bahwa pada usia 81 tahun, ia terlalu tua untuk menjabat sebagai presiden.


Terdapat seruan baru di kalangan Partai Demokrat yang mulai mendorong agar pencalonan Biden dipertimbangkan kembali. Pasalnya, para anggota khawatir apabila Trump menang dan kembali ke Gedung Putih.

Biden berulang kali menyerang Trump dalam upayanya untuk memprovokasi Trump, dengan mengungkit segala hal mulai dari hukuman kejahatan yang dilakukan mantan presiden baru-baru ini, hingga dugaan penghinaan terhadap para veteran Perang Dunia Pertama.

Trump yang berusia 78 tahun menolak menyatakan dengan jelas bahwa ia akan menerima hasil pemilu November, empat tahun setelah ia mempromosikan teori konspirasi tentang kekalahannya yang berpuncak pada pemberontakan 6 Januari, dan berulang kali salah menyatakan rekor selama ia menjabat.

Namun penyampaian Biden yang terlihat panik, membuat para sekutu Trump segera mendeklarasikan kemenangannya. Sementara para tokoh Demokrat secara terbuka mempertanyakan apakah Biden dapat terus mencalonkan diri.

“Saya pikir kepanikan telah terjadi,” kata penasihat mantan presiden AS Barack Obama, David Axelrod, seperti dimuat CNN pada Jumat (28/6).

Ahli strategi Partai Demokrat lainnya, Said Van Jones, juga ragu apakah Biden sudah benar-benar mengeluarkan performa terbaiknya.

Rosemarie DeAngelis, seorang Demokrat yang menyaksikan debat di sebuah pesta di South Portland, Maine, mengatakan dia merasa Biden memberikan jawaban yang benar kepada Trump tetapi tidak terlalu bersemangat.

“Itulah yang akan menjadi tantangan ke depan. Ini baru bulan Juni, ini yang pertama, tapi bisakah dia bertahan?” dia berkata.

Wakil Presiden Kamala Harris berusaha membela kinerja presiden sambil mengakui kritik tersebut.

“Awalnya lambat, tapi ada penyelesaian yang kuat,” tegasnya.

Ketika ditanya tentang penampilannya dalam debat tersebut, Biden mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah melakukan yang terbaik.

“Saya pikir kami melakukannya dengan baik," sambil mengungkap suaranya agak terganggu karena sakit tenggorokan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya