Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Konflik Timteng Memanas, Harga Minyak Dunia Naik

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 14:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau naik pada pembukaan perdagangan Jumat (28/6) di tengah meningkatnya kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah.

Seperti dikutip Reuters, minyak mentah berjangka Brent tercatat naik 0,2 persen menjadi 86,54 dolar AS (Rp1,41 juta) per barel.

Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS juga menanjak 0,3 persen menjadi 81,98 dolar AS (Rp1,34 juta) per barel.


Naiknya harga minyak ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan lintas batas antara Israel dan Hizbullah di Lebanon dan mempengaruhi harga minyak.

Perang yang semakin meluas di Timur Tengah ini ditakutkan akan menarik negara-negara seperti Iran, salah satu eksportir minyak terbesar di kawasan tersebut untuk ikut berkonflik.

Turki sendiri sebelumnya juga sudah menyatakan solidaritas terhadap Lebanon dan meminta dukungan pemerintah regional.

Selain itu, pasokan minyak ikut tertekan imbas dari  gangguan cuaca yang dapat memburuk dalam beberapa minggu mendatang. Sebagai informasi, hujan lebat telah menyebabkan produksi Ekuador turun 100 ribu barel per hari selama seminggu terakhir.

Pantai Teluk AS, yang merupakan rumah bagi sebagian besar infrastruktur energi dan ekspor negara tersebut juga dapat terkena dampak cuaca buruk dalam beberapa hari mendatang. Pusat Badai Nasional AS melacak ada potensi topan menuju ke wilayah tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya