Berita

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi/RMOL

Politik

Viva Yoga Tegaskan Perubahan AD/ART PAN Ada di Kongres, Bukan Rakernas

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 12:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan perubahan AD/ART ada di ranah kongres, bukan di dalam rakernas.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menuturkan di rakernas nanti hanya membahas soal perubahan pedoman dan aturan partai.

"Perubahan AD/ART itu ada di kongres bukan di rakernas. Kalau rakernas itu membahas pedoman organisasi atau peraturan partai,"kata Viva Yoga Mauladi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Jumat (27/6).


Ketua Steering Committee Rakernas ke-4 PAN ini mengatakan seluruh kader matahari yang hadir nanti akan membahas mengenai perubahan pedoman dan aturan partai untuk diusulkan ke kongres.

"Jadi pedoman organisasi dan aturan partai itu adalah peraturan yang dibuat menjelaskan AD/ART. Jadi, AD/ART itu kan ibarat UUD 1945-nya partai, peraturan partai itu adalah undang-undangnya," katanya.

Pihaknya kembali menegaskan bahwa untuk mengubah AD/ART harus dilaksanakan di kongres bukan di rakernas.

"Kalau untuk mengubah AD/ART itu kewenangan Kongres bukan Rakernas," tutupnya.

Kabar revisi AD/ART mengemuka seiring menguatnya isu dimajukannya Kongres PAN pada tahun ini.

Revisi AD/ART disebut-sebut menjadi pintu terlaksananya Kongres PAN Agustus 2024.

Di dalam AD/ART diatur bahwa kongres dilaksanakan sekali dalam lima tahun. Sedangkan, kongres terakhir PAN digelar pada Februari 2020. Artinya, kongres seharusnya digelar pada 2025.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya