Berita

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi/RMOL

Politik

Soal Pelaksanaan Kongres, Tunggu Hasil Rakernas PAN

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 12:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional (PAN) membantah isu kongres dimajukan pada Agustus 2024 dari jadwal yang seharusnya, Februari 2025.

Bantahan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menyikapi munculnya isu Kongres PAN dimajukan.

Dia juga mengatakan, keputusan waktu dan tempat Kongres PAN bakal disampaikan pada rapat kerja nasional (Rakernas) ke-4 PAN yang berlangsung Sabtu besok (29/6).


"Jadi tunggu hasil rakernas," kata Viva kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Jumat (28/6).

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan Kongres PAN sangat fleksibel dari segi waktu.

"Di PAN itu maju mundur kan tidak masalah, nggak harus Februari. Kan di Kendari (ditetapkan) Februari. Sebelumnya bulan April. Jadi tergantung keputusan Rakernas aja," ujarnya.

Yang pasti, tambahnya, maju mundurnya Kongres PAN semata-mata untuk mempercepat konsolidasi internal.

"Jadi karena faktor kebutuhan dan kepentingan partai, untuk meningkatkan dan mempercepat konsolidasi organisasi. Itu makan waktu yang lama," tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya