Berita

Spanduk terindikasi provokatif di salah satu tempat di Kota Medan/Ist

Nusantara

Muncul Spanduk Provokatif “Melayu Jangan Dendam” di Medan

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 21:35 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Spanduk yang terindikasi sangat provokatif terpasang pada beberapa titik di Kota Medan. Berdasdarkan foto yang diterima oleh redaksi, spanduk tersebut berisi tulisan ‘Melayu Jangan Dendam’.

Oleh sang pengirim, spanduk tersebut menurutnya terpasang pada salah satu titik di kawasan Pasar Sukaramai, Medan. Terlihat spanduk tersebut terpasang pada dinding salah satu tembok yang berada di kawasan pasar tersebut.

“Tapi spanduk itu sekarang udah nggak terpasang lagi,” katanya meminta namanya tidak disebutkan.


Sejauh ini belum diketahui pihak yang bertanggungjawab atas terpasangnya spanduk tersebut. Kapolrestabes Medan, Kombes Teddy Jhon juga mengaku baru mendapatkan informasi tersebut dari konfirmasi yang dilayangkan.

“Terima kasih atas infonya,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Teddy Jhon, Kamis (27/6).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya