Berita

Spanduk terindikasi provokatif di salah satu tempat di Kota Medan/Ist

Nusantara

Muncul Spanduk Provokatif “Melayu Jangan Dendam” di Medan

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 21:35 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Spanduk yang terindikasi sangat provokatif terpasang pada beberapa titik di Kota Medan. Berdasdarkan foto yang diterima oleh redaksi, spanduk tersebut berisi tulisan ‘Melayu Jangan Dendam’.

Oleh sang pengirim, spanduk tersebut menurutnya terpasang pada salah satu titik di kawasan Pasar Sukaramai, Medan. Terlihat spanduk tersebut terpasang pada dinding salah satu tembok yang berada di kawasan pasar tersebut.

“Tapi spanduk itu sekarang udah nggak terpasang lagi,” katanya meminta namanya tidak disebutkan.


Sejauh ini belum diketahui pihak yang bertanggungjawab atas terpasangnya spanduk tersebut. Kapolrestabes Medan, Kombes Teddy Jhon juga mengaku baru mendapatkan informasi tersebut dari konfirmasi yang dilayangkan.

“Terima kasih atas infonya,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Teddy Jhon, Kamis (27/6).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya