Berita

Fraksi PAN pastikan bakal tegur keras anggotanya di DPR RI yang terlibat judi online/RMOL

Politik

Sanksi Tegas Menanti Anggota Fraksi PAN yang Terlibat Judi Online

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 16:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional (PAN) bakal memberikan sanksi tegas kepada anggota fraksinya di DPR RI yang terlibat judi online.

Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengatakan, akan memeriksa anggotanya untuk mencari tahu apakah terbukti main judi online atau tidak.

"Ya pertama kami akan periksalah kebenarannya seperti apa, benar enggak dia terlibat dan sebagainya, karena nanti data-data dan fakta-fakta yang dari PPATK akan kita tunjukkan, kita perlihatkan seperti ini," kata Saleh Daulay ketika ditemui di Gedung DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (29/6).


Jika nanti terbukti dan mengakui main judi online, Saleh menambahkan, ada sejumlah sanksi yang akan diberikan kepada anggotanya itu.

"Nanti kalau misalnya ada pengakuan tentu ya ada macam-macam tindakan, misalnya bisa dikasih sanksi teguran, sanksi tertulis, sanksi peringatan, macam-macam kan. Dan itu saya kira sangat penting supaya hal ini tidak menjadi kebiasaan, dari pihak PAN tentu itu," ucapnya.

Ia menambahkan judi online merupakan penyakit masyarakat. Sehingga masyarakat harus dibangun mentalnya agar tidak terlibat judi online.

"Jadi sebetulnya gini, ini kan persoalan mentalitas ya. Jadi kita berkeinginan agar mentalitas yang terbangun di seluruh lini masyarakat kita itu memang mentalitas yang baik, terutama anggota DPR. Anggota DPR itu mewakili masyarakat, jadi kalau ada yang terlibat begitu itu (judi online) rasa-rasanya kurang elok," demikian Saleh Partaonan Daulay.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya