Berita

Menkeu Sri Mulyani bersama Yuliana Rosita Dewi, nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM)/Ist

Nusantara

Menkeu Sri Mulyani Semangati Pelaku UMKM

RABU, 26 JUNI 2024 | 09:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memberikan dukungan semangat kepada pelaku UMKM Indonesia. Salah satunya adalah Yuliana Rosita Dewi, nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) yang tergabung dalam program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

Pada kegiatan Talkshow Edukasi Keuangan 'Bundaku Ibu, Anak, dan Keluarga Cakap Keuangan', Sri Mulyani berpesan agar para perempuan terus berdaya, salah satunya melalui literasi dan inklusi keuangan yang mumpuni.

Menurutnya, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran di suatu bangsa tidak mungkin dilakukan tanpa pembangunan di bidang ekonomi dimana peran perempuan sangat besar di dalamnya.


“Kami mendorong kemajuan perempuan (karena) perempuan itu memberikan dampak untuk generasi yang akan datang,” kata Sri Mulyani dikutip Rabu (26/6).

Sementara Yuliana Rosita Dewi yang menggeluti usaha jamu untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya, percaya bahwa peran ibu sangat besar terhadap keamanan keuangan keluarga.

Yuliana mengatakan, perempuan harus bisa mandiri dan terus meningkatkan kualitas diri baik untuk peningkatan usaha maupun kemakmuran keluarga.

Terbukti saat ini, usaha jamu Yuliana dengan merek “Dewi Poetri” sudah memiliki 10 varian produk dan sukses dikirim ke pasar luar negeri.

“Semangat untuk bunda-bunda di luar sana. Kunci kehidupan yang lebih baik ada di tangan kita para ibu jadi jangan mudah menyerah,” pesan Yuliana.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi menungkapkan, komitmen PNM dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan perempuan pelaku usaha ultra mikro telah menjadi prioritas perseroan sejak beberapa tahun silam.

“Nasabah ultra mikro memang perlu ada intervensi agar bisa melek keuangan," kata Arief.



Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya