Berita

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)/Net

Bisnis

Menkeu Tantang Bos OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Jadi 100 Persen

RABU, 26 JUNI 2024 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat terus meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan menjadi 100 persen.

Berdasarkan data  Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tingkat literasi keuangan perempuan berada pada level 66,75 persen, sementara inklusi 76,08 persen. Di sisi lain, tingkat literasi keuangan laki-laki ialah 64,14 persen dan inklusi 73,97 persen.

“Inklusi kita sudah 85 persen dan literasinya sudah di atas 50 persen saya berharap akan menjadi inklusinya 100 persen, masyarakat Indonesia dan literasi bisa 100 persen laki maupun perempuan,” kata Sri Mulyani dalam kegiatan edukasi keuangan, di Gedung Dhanapala Kompleks Kemenkeu, dikutip Rabu (26/6).


Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Frederica Widyasari Dewi atau Kiki diharapkan dapat merealisasikan target tersebut, sebelum mengakhiri masa jabatan masing-masing.

"Masih 25 persen lagi the last mile untuk inklusinya, dan untuk literasinya masih half way to go. Itu seharusnya bisa dicapai dalam waktu selama Bu Kiki (Frederica Widyasari Dewi) dan Pak Mahendra di OJK, Janji ya, Pak?" kata Sri Mulyani.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, merespons positif target dari Sri Mulyani.  

Kiki mengatakan OJK menggerakkan masyarakat untuk bisa mengerti dan memahami bidang keuangan. Kalau ada kerja sama yang baik antara OJK dan masyarakat, Kiki berharap tingkat literasi dan inklusi akan semakin meningkat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya