Berita

Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana dan Wakapolri, Komjen Agus Andrianto/Ist

Hukum

BPK Minta Polri Kampanyekan Pencegahan Kejahatan Siber dan Judi Online

SELASA, 25 JUNI 2024 | 18:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kampanye pencegahan kejahatan siber perlu digiatkan Polri secara komprehensif. Apalagi saat ini jenis kejahatan siber mulai beragam dan menyasar masyarakat umum.

"Tidak hanya terkait berita bohong atau hoax dan ujaran kebencian, ancaman kejahatan siber lainnya (harus dicegah),” kata Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/6).

Nyoman mengurai, tindak kejahatan siber atau cybercrime biasanya meretas sistem komputer dan jaringan internet untuk memperoleh data privasi korban.


Jenisnya pun beragam, mulai dari phising atau penipuan dengan pengelabuan, peretasan atau hacker, penguntitan atau cyber stalking, hingga cyber bullying atau perundungan di dunia maya.

Di luar dari jenis kejahatan siber tersebut, ancaman lain yang harus jadi prioritas Polri adalah praktik judi online.

"Judi online tidak cuma soal omzet yang mencapai ratusan triliun, tapi juga dampak negatifnya seperti kerugian finansial hingga masalah kesehatan mental,” lanjut Nyoman.

Di sisi lain, BPK telah memberikan rekomendasi setelah melaksanakan Pemeriksaan Kinerja atas Efektivitas Penanganan Kejahatan Siber tahun 2017 sampai Semester I 2018 kepada Polri.

Salah satu fokus pemeriksaan adalah terkait pencegahan kejahatan siber.

”Pencegahan kejahatan siber dimaknai sebagai sebuah tindakan untuk menghilangkan atau mencegah untuk berkembang lebih jauh. Sehingga dapat mengurangi tingkat kejahatan siber serta ketakutan masyarakat menjadi korban kejahatan siber,” tutup Nyoman.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya